Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Pendataan Masjid Dianggap Kurang Valid, Didorong Koordinasi Melalui KUA

JAKARTA,PenaMerdeka – Pendataan jumlah masjid di Indonesia saat ini dianggap tidak valid. Maka, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Syafruddin menyebut pendataan itu harus melalui Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di Indonesia.

“Saya yakin masyarakat bangun tanpa dilaporkan,” ucap Syafruddin dalam sambutan acara Bersih-bersih 2.000 Masjid, di Masjid Al Mabrur, Asrama Haji, Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (28/4/2019).

Lalu kata Syafruddin, data Kemenag ada sekitar 800 ribu masjid di Indonesia. Namun dia menyebutkan juga bahwa jumlah masjid terus bertambah, bahkan saat ini bisa menembus angka 1 juta.

“Menurut Kementerian Agama. Kita sudah launching, dan ada fakta autentik jumlah masjid sekitar 800 ribu,” tuturnya.

Syafruddin ingin agar pendataan masjid bisa diperbaharui tiap tahun. Untuk itu, dia meminta pengurus masjid melaporkan pembangunan masjid ke KUA.

“Di kampung, kalau ada pembangunan masjid, takmir, marbut masjid laporkan saja ke KUA agar didata secara autentik,” pungkasnya. (uki/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...