HUT RI 76

Paripurna Tak Kuorum, Penjelasan BK DPRD Kota Tangsel Soal Anggota Dewan Mangkir

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Sidang paripurna terhadap pandangan umum fraksi DPRD Kota Tangsel Tentang pelaksanaan APBD TA 2018 dianggap belum mencapai kuorum kehadiran anggota dewan.

Dalam buku daftar hadir tercatat 28 anggota dewan yang menandatangani buku kehadiran. Sementara pantauan di tempat sidang, ada sekitar 23 anggota wakil rakyat saja yang dinyatakan hadir.

Sementara ketentuan tata tertib sidang, rapat paripurna bisa disebut memenuhi kuorum jika jumlah anggota ada 2/3 atau sekitar 25 sampai 30 anggota dewan yang hadir.

Saat pembukaan rapat paripurna Wakil Ketua DPRD Tb Bayu Murdani menjelaskan, ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam sidang karena sejumlah hal.

“Sebagian izin karena sakit, kepentingan keluarga, kepentingan pribadi,” katanya, Kamis (20/6/2019).

Sementara menurut Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Tangsel Gacho Sunarso, pihaknya akan tegas terhadap anggota dewan yang sering mangkir menghadiri rapat paripurna.

Pasalnya kata politisi Partai Demokrat ini demi menjunjung kedisiplinan sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap rakyat.

“Kami akan tegas terhadap anggota dewan yang jarang ikut rapat paripurna. Prosesnya sesuai dengan tata tertib yang mengatur hak dan kewajiban anggota dewan,” katanya.

Gacho menegaskan, proses penindakan terhadap anggota dewan yang sering mangkir dari tugasnya akan dilakukan secara berjenjang.

Menurutnya, sanksi tegas tersebut harus dari Ketua fraksi masing-masing, namun secara lisan BK sudah sering menyampaikan hal itu saat rapat Badan Musyawarah (Bamus).

“Sanksi tegas itu ya dari Ketua Fraksi masing-masing jika anggota dewan yang sering bolos paripurna. BK hanya menyampaikan saja secara lisan ke masing-masing fraksi,” tegasnya. (ari tagor)

Disarankan
Click To Comments