KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Tiga manusia silver yang terjaring Satpol PP Kota Tangerang ketika mencoba mencari peruntungan di kota berjuluk Akhlakul Karimah.

Mereka mengaku berasal dari kota Depok, Jawa Barat, sayangnya saat eksodus ke Kota Tangerang, apes, mereka harus dibawa ke markas Satpol PP Kota Tangerang, Kamis (20/6/2019) kemarin.

“Di Citayeum sudah banyak manusia silver agak susah nyari di sana mah pak,” jelas Billy salah seorang manusia silver.

A Ghufron Falfeli Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP Kota Tangerang menjelaskan, ketiga manusia silver bersama istrinya terpaksa dipulangkan.

Setelah itu mereka juga diberikan surat peringatan agar tidak kembali mengulangi meminta minta dilampu merah.

“Mereka kami kawal hingga naik kereta untuk pulang ke tempat asalnya setelah sebelumnya dibuatkan surat pernyataan yang isinya tidak akan lagi datang ke Kota Tangerang untuk meminta minta,” jelasnya.

Ia mengaku, pihaknya akan terus melakukan serangkaian kegiatan patroli rutin untuk membatasi ruang gerak pengamen, anak jalanan dan pengemis di Kota Tangerang.

“Kami tidak akan bosan – bosannya untuk menjadikan kota tangerang semakin layak untuk dikunjungi untuk menunjang konsep Tangerang LiVE yang telah dicanangkan pimpinan,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengaku serangkaian kegiatan yang dilakukannya tidak akan berjalan dengan optimal tanpa ada peran serta dari masyarakat yang turut serta melaporkan keberadaan anak – anak jalanan, pengamen dan pengemis.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam membatasi ruang gerak mereka, Silahkan laporkan kepada kami insya Allah kami akan menindaklanjutinya secepatnya,” jelasnya. (chenk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *