Respon Warga Tangsel Soal Beredarnya Spanduk Simpatik Kasus Guru Honorer Rumini

0 674

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Buntut kasus guru honorer Rumini yang membeberkan dugaan pungli pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuai dukungan sejumlah pihak.

Sejak beberapa hari lalu terpantau ada sejumlah dukungan dalam bentuk spanduk di sejumlah titik di Kota Tangsel.

Dalam spanduk tersebut ada tulisan atas nama Relawan Jokowi dari Gerakan Nasional untuk Rakyat (GNR).

Inti arti kalimat tulisan memberikan dukungan simpatiknya atas peristiwa kelam yang menimpa Rumini.

Salah satu spanduk dukungan simpatik terpasang di seputaran lampu merah Maruga, Jalan Ciater – Serpong, Kamis (4/7/2019) malam.

Spanduk berwarna hitam dengan tulisan putih bertuliskan “Relawan dan Pendukung Jokowi Siap Membela Pahlawan Pungli Pendidikan. Bu Guru Rumini Bongkar Pungli Demi Mencerdaskan Bangsa. #SaveRumini #StopPungliPendidikan”.

Salah satu pengguna jalan Anwar (32), mengaku terkejut usai melihat isi tulisan spanduk yang berwarna dasar hitam tersebut. Warga Kedaung, Pamulang, itu mengaku baru kali ini ada wujud dukungan keprihatinan untuk seorang guru seperti Rumini.

“Tadi awalnya saya tidak tahu spanduk itu apa, setelah saya dekati dan saya perhatikan isi tulisannya ternyata dukungan buat guru Rumini yang kini pemberitaannya viral. Iya, saya baca kisah bu guru itu yang bongkar pungutan disekolah ya itu kan,” kata Anwar.

Selain Anwar, keberadaan spanduk kepedulian untuk Rumini juga menarik perhatian Siska Kusuma (27). Ibu dua anak itu mengaku simpatik atas perjuangan guru Rumini.

Menurut Siska, pungutan-pungutan itu memang benar-benar ada disekolah, seperti yang dialami disekolah dasar tempat anaknya menimba ilmu di wilayah Pamulang. Ia menilai perjuangan guru Rumini pun dirasa sangat membantu untuk menjadikan edukasi terhadap perempuan-perempuan lainnya.

“Saya setuju dengan cara Bu Rumini lewat perjuangan memberantas pungli disekolah, ini bisa menjadi edukasi saya. Tapi anak saya masih sekolah di Pamulang, saya takut kalau ada intimidasi dari pihak sekolah untuk anak saya. Punguta itu memang ada, jujur saja disekolah anak saya juga ada pungutan biaya,”kata Siska.

Terpisah, saat dikonfirmasi adanya keberadaan spanduk pendukungan untuk perjuangan Rumini dalam ungkap pungli, Sekjend GNR Ucok Choir membenarkan adanya spanduk tersebut.

Dedengkot aktivis 98 itu akui, keberadaan spanduk tersebut menjadi salah satu wujud dukungan dan kepedulian untuk mengawal kasus yang dialami Rumini. Kata Ucok, kasus Rumini akan dikawal sampai tuntas.

“Kasus Ibu Rumini sangat pantas dan menarik untuk dibela, apalagi kasus itu perkembangannya justru ibu Rumini sekarang dipojokkan dan menjadi dakwaan sumber kesalahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Tangsel. Keberadaan spanduk itu wujud dukungan kami para relawan Jokowi untuk perjuangan Ibu Rumini dalam memberantas pungli pendidikan di Tangsel,” jelas Ucok Choir saat dikonfirmasi melalui jejaring whatsAap.

Seperti diketahui, kasus Rumini kini tengah menjadi perbincangan hangat dikalangan pendidikan. Gara-gara upayanya berusaha mengungkap pungli di SDN 02 Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangsel, justru Rumini dipecat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan. (rd)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Pilkada Tangsel 2019
Disarankan
Loading...