15 Juli Layanan di Lahan Kemenkumham Tangerang Dihentikan, Warga Merasa Keberatan

0 359

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bakal menghentikan semua layanan yang berdiri di atas lahan Kemenkumham seperti komplek Kehakiman dan Pengayoman pada Senin (15/7/2019) mendatang.

Pemberhentian tersebut akibat pernyataan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly yang menyindir Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah tidak ramah atas pembangunan gedung Politeknik BPSDM.

Dalam surat nomor 593/2341-Bag.Hukum/2019 yang ditandatangani 10 Juli 2019, Arief keberatan ucapan Menteri Yasonna. Bahkan beberapa wilayah permukiman di area lahan milik Kemenkumham pun menjadi korban.

“Terhitung Senin 15 Juli 2019, kami Pemkot Tangerang dengan segala permohonan maaf tidak akan bertanggung jawab terhadap layanan sampah, perbaikan drainase dan jalan termasuk penerangan jalan yang berdiri diatas lahan Kemenkumhan,” tulis Arief.

Penghentian layanan itu didasari lantaran lahan tersebut berdiri di atas aset Kemenkumham yang Fasos Fasumnya belum diserahkan ke Pemkot Tangerang.

Atas hal tersebut, Hatomi, Ketua RT 05/13 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang mengungkapkan, apabila semua permasalahan diselesaikan dengan duduk bersama lebih baik. Sebab dengan ini masyarakat merasa dirugikan.

“Jangan sampai masyarakat kena dampaknya. Sebab, pemerintahan harus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jika emang sampah tak diangkut pasti membawa penyakit,” terang Hatomi saat ditemui penamerdeka.com di lokasi, Kamis (11/7/2019).

“Ya kami bersama warga lainnya menginginkan jangan sampai hal ini terjadi. Karena keberatan juga kami sebagai masyarakat,” tambahnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE