KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Kasus pemecatan guru honorer Rumini lantaran membeberkan dugaan pungli pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menjadi isu nasional.
Pemecatan Rumini dikabarkan melanggar attitude versi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel.
Guru honores SD Negeri 02 Pondok Pucung, Pondok Aren ini harus merelakan nasibnya tidak lagi menjadi pengajar. Kabar terakhir menjadi viral otomatis menjadi perbincangan, hampir di setiap grup WhatsApp lokal, bahkan Mendiknas sendiri telah menerima informasi terkait nasib guru yang sudah tujuh tahun mengajar ini.
Sekarang Rumini kebanjiran support dari berbagai elemen masyarakat, organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat.
Dia juga kebagian suport daru grup WhatApp “TangselBicara”. Dia diberikan sebuah smartphone dan kartu e-money. Pasalnya Rumini belakangan tidak mempunyai alat komunikasi hand phone.
Rumini berterimakasih kepada anggota group WA TangselBicara yang telah peduli kepadanya.
“Pemberian ini amat bermanfaat buat saya, apalagi sekarang saya sudah menganggur,” kata Rumini.
Support ini juga semakin menyemangati dirinya untuk menemukan keadilan.
“Saya sangat berterimakasih. Saya minta dukungannya kepada teman-teman supaya kasus ini diungkap dengan sebenar-benarnya. Tujuan saya hanya ingin kasus saya diproses secara adil,” ungkapnya.
Sementara itu, Heri Gagarin, tokoh partai dari PDI Perjuangan yang turut menyaksikan pada aksi “Peduli Rumini” ini turut empati terhadap nasib Rumini.
“Kasus ini akan menjadi catatan kami dan Insha Allah dapat terselesaikan dengan baik,” ujar Gagarin.
Dia sangat apresiasi dengan langkah berani Rumini karena terkait dengan mencari kebenaran demi penyelamatan anggaran negara yang uangnya diperoleh dari rakyat.
“Kami pun ikut prihatin dengan kondisi yang menimpa Ibu Guru Rumini, saya berharap, beliau tetap semangat dan Tangsel membutuhkan sosok seperti beliau yang berani mengungkapkan sebuah kebenaran dan tentu dengan bukti dan fakta yang akurat,” tambah mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan yang saat ini mengemban tugas baru menjadi Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Banten ini.
Saat ini Inspektorat Kota Tangsel sudah selesai memeriksa dugaan adanya pungutan liar (pungli) di SDN Pondok Pucung 02 Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan yang disuarakan oleh mantan guru honorer, Rumini. (hisyam)







