Gerindra Ads

Menelisik Potret Sahril Anak Petani di Serang Lulus Pendidikan Bintara Polisi

0 230

BANTEN,PenaMerdeka – Sahril telah mengikuti pendidikan dan pembentukan Bintara Polri TA 2019-2020. Menjadi seorang Polisi adalah cita-cita bagi pria asli Walantaka, Serang, Banten ini.

200 peserta calon Polisi terlihat berbaur haru dalam prosesi upacara pembukaan yang dipimpin langsung Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir.

Seperti diketahui acara dilangsungkan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Banten, Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, Selasa (6/8/2019).

Sahril anak dari pasangan Jamal dan Ibunda Sawi berprofesi sebagai petani, dia juga nampak sumringah diantara peserta lain.

“Saya sangat bahagia bisa berada dalam tahap pendidikan dan pembentukan Bintara Polri ini, saya sangat berterimakasih kepada kedua orangtua yang mensuport untuk menjadi seorang Polisi,” kata Sahril kepada sejumlah media, Selasa (6/8/2019).

Sahril juga mengaku memanjatkan puji syukur kepada sang kuasa yang telah memberikan kesempatan mengikuti pendidikan untuk menjadi Polisi.

Anak keenam dari delapan bersaudara ini menyampaikan apresiasi kepada Polri sebab atas terselenggaranya proses rekrutmen kepolisian yang dilaksanakan berlangsung bersih, transparan, dan akuntabel.

“Saya sangat mengapreasiasi atas proses rekrutmen yang dilaksanakan Polda banten, pelaksanaan kegiatan seleksi tingkat Bintara TA 2019/2020 berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujarnya.

Artinya Negara telah memberikan kepercayaan kepada semua warganya termasuk dirinya yang hanya anak petani. Maka itu, dia berjanji nantinya akan menggunakan kesempatan positif ini secara maksimal.

“Mudah-mudahan akan menjadi Polisi yang baik. Bisa bekerja dan melayani masyarakat dari hati,” tandas Sahril.

Sementara itu Jamal ayahanda Sahril menyatakan kebahagiannya usai anaknya dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dan pembentukan Bintara Polri.

Ia bangga, bukan tanpa sebab meski berprofesi sebagai petani anak keenamnya dapat menjadi seorang Polisi. Mudah-mudahan nantinya bisa mengabdi dengan ketulusan hati.

“Kami sekeluarga bangga. Kami sudah mempersiapkan semuanya selama satu tahun ini. Tahun lalu anak kami belum lulus dan alhamdulillah tahun ini lulus, Apalagi ini merupakan cita-cita sahril semenjak masih kecil,” katanya. (rd/hms)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...