BANTEN,PenaMerdeka – Plaza Banten selaku Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) milik BUMD PT Agrobisnis Banten Mandiri, resmi dinyatakan berhasil masuk dan aktif pada sistem Inaproc LKPP versi 6.

Bukan tanpa sebab, capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam transformasi digital pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah.

Untuk diketahui, dari total sebanyak 42 PPMSE yang sebelumnya terdaftar pada Inaproc versi 5, saat ini baru 12 PPMSE yang berhasil masuk dan aktif pada Inaproc versi 6.

Namun, Plaza Banten yang dikelola di bawah Divisi Riset dan Teknologi Informasi (RTI) PT Agrobisnis Banten Mandiri tersebut menjadi salah satu di antaranya.

Kepala Divisi RTI Plaza Banten, Endang Saputra menegaskan, kesiapan sistem, kepatuhan regulasi, serta kemampuan adaptasi terhadap standar terbaru LKPP merupakan sebuah transformasi kedepan yang tak lepas dari tantangan.

“Dalam proses migrasi ini terdapat beberapa kendala karena dilakukan bersamaan dengan meningkatnya trafik transaksi menjelang akhir tahun, serta proses pembaruan fitur dan modul agar lebih user friendly,” ucapnya kepada PenaMerdeka.com, Rabu (24/12/2025).

Endang menjelaskan, tampilan baru Plaza Banten mungkin akan terasa berbeda bagi sebagian pengguna, namun dari pembaruan itu lebih menyederhanakan alur belanja dinas dan meningkatkan efisiensi pengadaan.

“Karena, dari PPMSE mulai bertransaksi merupakan bentuk dukungan dalam penggunaan produk dalam negeri serta partisipasi UMK,” ucapnya.

Endang menambahkan, pihaknya juga memberi apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah memberikan kepercayaan kepada Plaza Banten sebagai PPMSE pengadaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada OPD yang telah setia berbelanja di Plaza Banten. Semoga Plaza Banten terus tumbuh dan berkembang sebagai jembatan UMKM untuk naik kelas serta memperkuat perekonomian daerah,” pungkasnya.

###

PPMSE Plaza Banten Resmi Masuk Inaproc LKPP Versi 6, Tinggal 12 dari 42 PPMSE Nasional

Meta Description:
PPMSE Plaza Banten milik BUMD PT Agrobisnis Banten Mandiri resmi masuk Inaproc LKPP versi 6. Dari 42 PPMSE nasional, kini hanya 12 yang berhasil lolos.
Isi Berita

Plaza Banten, Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) milik BUMD PT Agrobisnis Banten Mandiri, resmi dinyatakan berhasil masuk dan aktif pada sistem Inaproc LKPP versi 6.

Capaian ini menjadi tonggak penting dalam transformasi digital pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah.

Dari total 42 PPMSE yang sebelumnya terdaftar pada Inaproc versi 5, saat ini baru 12 PPMSE yang berhasil masuk dan aktif pada Inaproc versi 6.

Plaza Banten menjadi salah satu di antaranya, menegaskan kesiapan sistem, kepatuhan regulasi, serta kemampuan adaptasi terhadap standar terbaru LKPP.

Plaza Banten dikelola di bawah Divisi Riset dan Teknologi Informasi (RTI) PT Agrobisnis Banten Mandiri. Menurut Kepala Divisi RTI, Endang Saputra, proses migrasi ke Inaproc versi 6 tidak lepas dari sejumlah tantangan.

“Dalam proses migrasi ini terdapat beberapa kendala karena dilakukan bersamaan dengan meningkatnya trafik transaksi menjelang akhir tahun, serta proses pembaruan fitur dan modul agar lebih user friendly,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa tampilan baru Plaza Banten mungkin akan terasa berbeda bagi sebagian pengguna. Namun pembaruan tersebut pada prinsipnya justru menyederhanakan alur belanja dinas dan meningkatkan efisiensi pengadaan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi RTI menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah memberikan kepercayaan kepada Plaza Banten sebagai PPMSE pengadaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada OPD yang telah setia berbelanja di Plaza Banten. Semoga Plaza Banten terus tumbuh dan berkembang sebagai jembatan UMKM untuk naik kelas serta memperkuat perekonomian daerah,” tutupnya.

Penulis: HisyamEditor: Redaksi

Loading...