HGN ads Bekasi

Tim Kemanusiaan Bentukan WH Buka Posko Kepulangan Warga Banten di Wamena

0 396

JAYAPURA,PenaMerdeka – Tim Kemanusiaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bentukan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) tiba di Jayapura, Rabu (2/10/2019).

Tim yang terdiri dari BPBD, Kesbangpol, Dinsos Diskominfo dan Tagana Provinsi Banten diterjunkan sengaja untuk mengevakuasi warga asal Banten yang terdampak kerusuhan di Wamena, Papua.

Tim langsung melakukan penyisiran dan pendataan kepada warga Banten yang masih tertahan. Dikabarkan mereka juga membuka posko kemanusiaan untuk mempermudah evakuasi dan pendataan kepulangan mereka ke Banten.

Seperti diketahui, tim dikomandoi Kepala BPBD Banten E Kusmayadi mendata warga Banten yang berada di pos pengungsian Masjid Aqsa, Sentani. Penyisiran pendataan dilakukan setelah mendarat di Bandara Sentani, Jayapura, Kamis (3/10/2019), pukul 06.00 WIT.

Menurut Kusmayadi, pendataan ini dilakukan agar mempercepat dan mempermudah proses pemulangan warga Banten ke kampung halamannya.

“Informasi awal, sudah ada sekira 16 orang yang telah terdata di wilayah Sentani. Sebanyak 9 warga asal Kota Serang dan 7 warga asal Kabupaten Serang,” terangnya

Dia menambahkan, masih ada beberapa warga di daerah lain seperti Wamena, Waena dan AB Jaya. Sementara, untuk warga Banten yang sudah terkumpul sedang dilakukan assesment validasi data administrasi kepulangangan.

Saat ini juga, tim masih melakukan dialog dengan warga Banten dan assesment oleh petugas Tagana Banten yang dikomandoi Kepala Dinsos Banten Nurhana.

Untuk menunggu warga lainnya, warga yang sudah ada sementara dikumpulkan di kontrakan Nurhasanudin, warga Kota Serang yang berada di Sentani.

“Kita sedang lakukan assesment dan pendataan biar segera dipulangkan sesuai arahan Pak Gubernur,” kata Nurhana. (rd)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE