Geram Lihat Galian Kabel Semrawut, Warga Ancam Seret PLN UID Banten ke Meja Hijau

0 275

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Lantaran geram melihat galian kabel semrawut, puluhan warga yang mengatasnamakan Patriot Nasional (Patron) Kota Tangerang menggeruduk kantor PLN UID Banten, Cikokol, Kota Tangerang.

Aksi tersebut lantaran banyaknya kabel bertegangan tinggi berserakan milik PLN UID Banten di Jalan Tengku Umar, Jembatan Cisadane Karawaci yang dinilai dapat membahayakan masyarakat.

“Kami menuntut mundur General Manager PLN UID Banten. Karena kami melihat tidak berhasil bekerja dan tidak berhasil berkarya,” tegas Saiful Basri, koordinator aksi di lokasi, Kamis (3/10/2019).

Padahal, kata Saiful, belum lama ini ada seseorang tewas dijalan Nagrotog diduga menghindari galian kabel. Tentunya peristiwa itu dapat merugikan masyarakat.

“Ini kan miris kita melihatnya. Apalagi kalau melihat kegiatan-kegiatan penanaman kabel yang saat ini itu banyak tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan,” katanya.

Dalam aksinya juga, warga yang diresahkan pun meminta pihak PLN UID segera menyelesaikan tugas rumah mereka.

“Seperti contohnya, ada lubang galian yang tidak di tutup rapih hingga kabel listik yang menjuntai ke tanah dianggap membahayakan warga sekitar,” tuturnya.

Bila berangsur tidak diindahkan akibat banyaknya kelalaian tersebut, pihaknya mengancam dan menyeret PLN UID Banten ke meja hijau.

“Kita menduga banyak korupsi, artinya dalam pelaksanaan penanaman kabel itu banyak curang-curang yang dilakukan oleh vendor. Bahkan kita akan melakukan penyampaian aspirasi di kantor pusat di Jakarta,” papar Saiful.

Ia juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemokot) Tangerang dalam hal ini Dinas PUPR untuk lebih ketat lagi dalam menyeleksi pelaksanaan pengerjaan pembangunan.

Terlebih kepada izin penggalan kabel yang dinilai dapat merusak infrastruktur di Kota Tangerang yang sudah dibangun sebelumnya.

“Ada juga kegiatan penggalian kabel yang merusak fasilitas. Contoh ketika pekerjaan penggalian selesai ambles tanahnya, konblok yang sudah rapih jadi hilang. Semua harusya tanggungjawab vendor dalam hal ini PLN,” imbuhnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE