Warga Pertanyakan Stok Ketersediaan Obat di Puskesmas Kota Tangsel

0 516

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Seorang Ibu rumah tangga mempertanyakan soal ketersediaan obat di salah satu Puskesmas di Kota Tangsel.

Menurut Sofiyati (37), anaknya yang bernama Dzikro Sakti Prayogo berusia 1,5 tahun sempat mengalami demam tinggi. Lalu dia berinisiatif membawanya ke UPT Puskesmas Jombang, Jalan Sumatera, Kecamatan Ciputat, KotaTangsel, Rabu (2/9/2019).

Usai masuk poli anak Puskesmas, hasil pemeriksaan medis, tensi anak yang masih Balita itu mencapai 40 derajat.

“Bu dokter anak tersebut menyarankan saya dan suami agar secepatnya anak harus mendapat pelayanan yang cepat agar anak saya tidak sampai mengalami kejang,” tutur si Ibu.

Lalu setelah mengetahui hasil medis, doketer menyarankan ke ruang UGD Puskesmas untuk mendapat penanganan darurat.

Masih menurut S, setiba di ruang UGD, sang ibu dokter menanyakan ketersediaan obat demam yang cara kerjanya dimasukkan lewat dubur.

“Petugas laki-laki di UGD tersebut menjawab obat yang dimaksud lagi kosong atau habis,” ucapnya.

Suami S lalu ditawarkan ibu dokter agar membeli di apotik luar puskesmas.

“Akhirnya mau ga mau, suami saya beli obat di apotik luar puskesmas karena takut terjadi apa-apa pada anak saya,” ucapnya.

Menurut keterangan Apoteker, obat demam yang dimaksud bernama Pamol Supp 125 mg (dua butir).

Obat demam ada yang diminum ada juga yang larut didalam dengan cara dimasukkan lewat dubur. Cara kerja obat yang dimasukan melalui langsung bereaksi ke pusat saraf dan akan cepat suhu badan pasien.

Hanya saja, pungkas Sofiyati pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan terganggu jika stok ketersediaan obat di setiap Puskesmas di Kota Tangsel tidak maksimal. (sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE