Pasca Banjir, Kegiatan Belajar Mengajar di Jakarta Bakal Berjalan Normal

JAKARTA,PenaMerdeka – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan memastikan kegiatan belajar-mengajar di sekolah terdampak banjir berjalan lancar pada Senin (6/1/2020) mendatang. Pernyataan itu disampaikannya saat meninjau proses pembersihan pasca banjir di SMAN 8 Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (4/1/2020).

“Pada awalnya, ada 211 sekolah yang terendam ketika ada kejadian, salah satunya di SMA 8. Kemudian, kita melakukan pemompaan di semua tempat dan secara bertahap, lama-kelamaan itu menghilang. Saat ini tinggal 3 (sekolah) yang masih ada airnya. Sisanya, di 208 sekolah itu sudah kering dan sudah dalam proses pembersihan-rehabilitasi seperti di SMA 8. SMA 8 ini sudah kering dan direhabilitasi,” jelas Anies.

Gubernur Anies juga menyampaikan apresiasi atas koordinasi seluruh pihak dalam proses rehabilitasi sekolah yang terdampak banjir, sehingga barang-barang elektronik (komputer) bisa diselamatkan sebelum terendam air. Saat ini, Gubernur Anies menyatakan, akan mendata barang-barang kebutuhan sekolah yang mengalami kerusakan untuk segera dicari penggantinya, seperti meja dan kursi.

“Sekarang semua sumber daya kita digunakan untuk membantu membersihkan sekolah-sekolah agar pada hari Senin mereka bisa berkegiatan. Kembali sempurna belum, karena perlu waktu untuk pembersihan. Tetapi, paling tidak, kegiatan belajar-mengajar tetap bisa berlangsung dengan adanya rekayasa ruangan yang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi tiap-tiap sekolah. Jadi, saya ke sini mampir melihat kondisinya. Alhamdulillah, sudah jauh lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti, menambahkan banjir melanda SMAN 8 Jakarta pada 1 Januari lalu setinggi 2 meter. Pihaknya menyatakan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan, Kelurahan, dan Damkar untuk proses pemulihan yang masih berlangsung hingga esok hari.

“Kita koordinasi terus dengan pihak Kecamatan, pihak Kelurahan, dan dengan Damkar. Kemudian, dua hari ini dilakukan kegiatan pembersihan lumpur, lalu pembersihan menggunakan air bersih, kemudian dengan desinfektan. Kami berharap di hari Senin besok, anak-anak mulai belajar, jadi supaya semuanya bisa kita layani untuk kegiatan pembelajarannya,” tukasnya. (jo/deden)

Disarankan
Click To Comments