Pilkada Serentak Banten, Ikuti Protokol Covid-19 Bakal Ada Tambahan Jumlah TPS

0

BANTEN,PenaMerdeka – Penyelenggaraan Pilkada serentak telah ditetapkan Desember 2020 mendatang. Menurut KPU Banten, penyelenggaraan Pilkada serentak Banten akan mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

Komisioner KPU Banten Eka Satialaksmana mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan pelaksanaan Pilkada serentak tetap berjalan, maka ada beberapa keputusan terkait alat perlengkapan diri bagi petugas penyelenggara Pilkada.

Selain itu kata mantan komisioner Bawaslu Banten ini, ada penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Lalu, otomatis bakal ada penambahan petugas di setiap TPS.

“Peraturan KPU dalam kondisi normal dalam setiap TPS itu ada paling banyak 800 orang pemilih. Tetapi ditengah kondisi pandemi dan social distancing supaya orang tidak berkerumun maka diputuskan dalam setiap TPS ada 300 calon pemilih saja,” ucap Eka kepada penamerdeka.com, Jumat (29/5/2020).

Konsekwensinya ada penambahan biaya. Maka seluruh KPU di tingkat kabupaten dan kota menginvetarisir jumlah kebutuhan petugas tambahan dan keperluan Pilkada seperti tinta atau alat coblos sekali pakai. Petugas penyelenggara harus juga mengenakan APD saat proses tahapan dan pencoblosan. Ini sudah sesuai dengan protokol Covid-19.

“Semua kawan-kawan penyelenggara adhoc KPPS, PPS atau PPK harus mengikuti protocol Covid-19. Maka itu KPU Kota Tangsel, Cilegon serta KPU Kabupaten Serang dan Pandegalang sedang menyusun asumsi-asumsi penambahan anggaran tambahan. Nanti pada Selasa pekan depan akan ada rapat koordinasi,” pungkas Eka. (yud/red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE