HUT RI 76

Jarsus Beberkan Dugaan Patgulipat Siswa Titipan PPDB Banten

BANTEN,PenaMerdeka – Jaringan Sekolah Untuk Semua (JARSUS) mengkomplain proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Banten tahun ajaran 2020.

Saat menggelar pertemuan dengan DPRD Banten, Koordinator Wilayah (Korwil) JARSUS Provinsi Banten, Ade Yunus menyebutkan, PPDB tingkat SMA/SMK Negeri dibawah koordinasi Dindikbud Banten tahun 2020 dinilai banyak ditemukan kejanggalan.

“Praktik titipan calon siswa baru tingkat SMA/Negeri di Banten sudah kerap terjadi setiap tahun,” ungkapnya ditemui penamerdeka.com usai pertemuan dengan Komisi V DPRD Banten, Kamis (6/8/2020).

Ade Yunus menegaskan, banyak data antara siswa dalam proses online dengan absen tidak sesuai. Data yang dikantonginya sudah menunjukan ada indikasi kuat.

“Ada kejadian di sekolah yang tertera kuota secara online harusnya 35 siswa, namun pada saat absensi melebihi jumlah rombel,” ucap Ade.

Ia menduga, praktik curang tersebut melibatkan pihak-pihak di sekolah.

“Kepala sekolah yang bermain harus dilakukan sanksi, nah ini saya kira harus ditindaklanjuti Dindikbud untuk mengecek data kuota dengan data absensi,” ucapnya.

Ade Yunus juga mengungkapkan, ada empat jalur dalam penerimaan PPDB Tahun ini, yakni jalur Zonasi, Afirmasi, Perpindahan Tugas, dan terakhir jalur Prestasi.

Dari keempat jalur yang sudah diatur potensi paling rawan ada dijalur perpindahan tugas orang tua.

“Nah perpindahan jalur tugas ini janggal, cuma berbeda kecamatan masa bisa pindah tugas, Kan lucu asal sekolahnya deket dengan yang dituju kok pindah tugas,” tukasnya membeberkan (dra)

Disarankan
Click To Comments