Kaka Mumtaz Rais Minta Adiknya Minta Maaf Soal Cekcok di Garuda Indonesia

RESPON SERANGAN DAN HUJATAN NETIZEN

JAKARTA,PenaMerdeka – Hanum Salsabiela Rais meminta adiknya, Mumtaz Rais untuk berjiwa besar dan meminta maaf atas perselisihannya dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Nawawi Pamolango.

Perkelahian itu diketahui saat keduanya terbang dengan pesawat Garuda Indonesia 643 rute Gorontalo-Makasar-Jakarta, Rabu (13/8/ 2020) kemarin.

Hal itu disampaikan Hanum melalui akun Instagram, @hanumrais sebagai respon banyak pertanyaan media berikut serangan dan hujatan netizen yang terlalu jauh diarahkan dan disangkutpautkan dengan ayahnya Amien Rais.

“Pesan terbaik kami untuk Mumtaz berjiwa besar dan meminta maaf adalah hal yang sangat bijak dinanti,” kata Hanum melansir dari akun pribadinya.

Hanum menyampaikan dua poin, yaitu pertama lantaran adiknya sudah dewasa, maka persoalan yang dihadapi menjadi tanggungjawabnya. Sehingga, tak ada sangkut pautnya dengan ayahnya atau keluarga besar Amien Rais.

“Pertama-tama, saya ingin mengucap istighfar seraya mengingatkan kepada kita bahwa sifat manusia dewasa adalah bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya. Dia (Mumtaz) paham dan tahu mana yang benar dan mana yang salah,” tulis Hanum.

“Mana yang melawan hukum atau tunduk dan patuh dan apa konsekuensinya. Tidak ada dosa atau kesalahan seorang manusia yang kemudian ditimpakan kepada kedua orang tuanya atau keluarganya. One bad apple doesn’t spoil the whole bunch.”

“Mumtaz Rais dan Amien Rais adalah individu yang berbeda meski kiranya Allah menakdirkan kami adalah satu kesatuan keluarga. Pesan terbaik kami untuk Mumtaz: berjiwa besar dan meminta maaf adalah hal yang sangat bijak dinanti,” tambah Hanum.

Yang kedua, jika ayahnya tidak pernah mengajarkan menjadi manusia yang arogan atau sewenang-wenang, meski memiliki pengaruh atau kuasa. Kedua orang tuanya mengajarkan anak-anaknya untuk hidup bersahaja, apa adanya.

“Orang tidak melihat kita karena kita anak siapa, atau berapa simpanannnya, tak juga apa tumpangannya. Melainkan apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat dan apa yang menjadi ridho Allah.”

“Itulah yang menjadi ruh Pak Amien Rais bahkan hingga detik ini. Dengan kapasitasnya kini, dia melakukan yang ia bisa berjibaku siang dan malam menyusun sebuah risalah untuk negeri,” ungkapnya.

Untuk itu, ayahnya pada bulan Agustus ini ingin memberikan yang istimewa, yaitu buku tentang pemikiran soal bangsa untuk para pemimpin dan generasi muda. Buku itu bisa dibaca gratis berikut audiobook-nya di akun Youtube resminya.

“Tak ada pretensi apapun, baik kekuasaan, kemasyhuran, atau bahkan penghormatan, kecuali lillahi robbil ‘aalamiin,” tukasnya. (jirur)

Disarankan
Click To Comments