Sebanyak 393 jamaah haji asal Kota Tangerang di berangkatkan dari halaman Masjid Al Adzom, pada acara pelepasan itu hadir Gubernur Banten Rano Karno, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Kepala Kemenag Dedi Mahfudin, Senin (08/8) pagi.

Gubernur Rano mengatakan, kalau persoalan manasik haji bahwa para jamaah sudah memahami. Tetapi kami selaku pejabat daerah berpesan supaya mereka juga selalu menjaga kesehatan. Pasalnya kata Rano, proses melaksanakan ibadah haji memerlukan fisik yang prima.

Namun demikian yang tak kalah penting adalah saat proses ibadah tersebut sejatinya para jamaah harus membedakan ibadah yang sunah dan wajib.

“Artinya untuk awal para jamaah jangan memporsil untuk kegiatan sunah, tetapi saat mau melaksanakan kegiatan wajib seperti wukuf mengalami sakit, nah itu yang menjadi faktor gagal haji,” katanya.

Untuk antrian kuota jamaah sendiri, Rano Karno menjelaskan, kita sudah melakukan upaya yang cukup baik. Memang untuk saat ini provinsi Banten mungkin baru dapat memaksimalkan 5 tahun dari 18 tahun jadwal tunggu. Dikarenakan, jumlah kloter kita belum cukup besar seperti Kota atau kabupaten dan provinsi yang lain.

“Jadi untuk kuota sendiri itu tergantung populasi artinya sudah ada hitungan memang kemaren Kabupaten Lebak meminta untuk lebih ditingkatkan karena kemungkinan besar daya ekonomi yang ada di kabupaten lebak semakin baik dan itu sudah kami ajukan ke pusat untuk menambah Kuota di Provinsi Banten,” jelasnya.

Sementara itu, Wali kota Tangerang, Arief R Wismansyah menuturkan, hari ini merupakan kegiatan pelepasan jamaah haji kloter 2. Dan sekitar 393 jamaah haji yang kami berangkatkan dari Kota Tangerang dengan total keseluruhan 1.527 jamaah yang siap di berangkatkan.

“Teman teman dari Kementrian Agama Kota Tangerang dan Provinsi Banten sudah menyiapkan manasiknya dan rencananya hari ini akan istirahat di asrama haji Pondok Gede. Kita doakan semua jamaah haji asal kota tangerang senantiasa sehat wal afiat memperoleh haji yang mabrur dan kembali ke Indonesia dengan selamat,” ungkapnya. (herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *