Bamsoet Dorong Kemendikbud dan Pemda Pantau Sebaran Covid-19

BANYAK GURU TERPAPAR COVID-19

JAKARTA,PenaMerdeka – Ketua MPR-RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan pemerintah daerah (Pemda) memantau sebaran Covid-19.

Hal ini menyusul lantaran banyaknya guru yang terpapar dan meninggal akibat virus corona. Salah satu yang cukup parah terjadi Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Di wilayah tersebut, terdapat 137 guru yang terpapar Covid-19 akibat adanya kebijakan pemda yang mengharuskan guru-guru untuk tetap absen sidik jari di sekolah.

“Harus lebih cermat dalam mengambil kebijakan di tengah pandemi, seperti dengan memberlakukan work from home bagi para guru sebagai upaya dalam melindungi serta menjamin keselamatan para tenaga pengajar di masa pandemi,” kata Bamsoet dalam siaran pers, Selasa (25/8/2020).

Bamsoet menuturkan, Kemdikbud dan jajarannya dapat memberikan perhatian lebih kepada para tenaga pengajar yang terpapar maupun terhadap nasib para tenaga pengajar di masa pandemi Covid-19. Dengan begitu, semangat tenaga pengajar tidak kendur dalam menjalankan tugasnya.

“Kemdikbud agar memberikan perhatian lebih kepada nasib para guru di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mendorong Kemdikbud meminta Dinas Pendidikan untuk mengkaji ulang pembukaan sekolah atau pembelajaran tatap muka, baik sekolah yang berada di zona hijau, kuning maupun oranye.

“Ini mengingat zonasi risiko Covid-19 melalui warna merah, kuning, maupun hijau sama sekali tidak menjamin suatu daerah tersebut dinyatakan aman dari persebaran Covid-19,” tandasnya

Untuk itu, Bamsoet pun mendorong Kemdikbud agar berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk terus memantau dan memperhatikan peta persebaran Covid-19 di setiap daerah.

“Kebijakan yang diambil terkait pembukaan atau pun penutupan sekolah sudah melalui pertimbangan yang matang dan diharapkan dapat lebih tepat,” pungkasnya. (Ers)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...