UEA, China Hingga Korsel Lirik Investasi Food Estate di Indonesia

1,4 JUTA HEKTARE SIAP SIAP DIJADIKAN FOOD ESTATE

JAKARTA,PenaMerdeka – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menyebutkan, berbagai negara asing seperti Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga China tertarik untuk investasi dalam proyek kawasan pangan berskala luas (food estate) di Kalimantan Tengah, Merauke, Bangka Belitung, dan Jambi.

Prabowo menjelaskan, bahwa investor asing tertarik dengan lumbung pangan ini lantaran proyeksi berbagai negara di dunia akan mengalami defisit pangan. Hal tersebut disampaikan saat menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis, (3/9/2020).

Menurut Prabowo, setiap negara saat ini berupaya mencari cara untuk mengatasi kemungkinan terjadinya krisis pangan, termasuk Indonesia. Terlebih, masyarakat Indonesia memang sangat bergantung pada beras.

Lebih jauh, Prabowo melaporkan bahwa 1,4 juta hektar (Ha) lahan telah siap untuk dijadikan lumbung pangan. Diversifikasi lahan akan dilakukan, sebagian lahan akan ditanami beras, sementara sisanya akan ditanami singkong, sagu, sorgum, dan jagung.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan proyek food estate di Kalimantan Tengah (Kalteng) akan dimulai paling cepat Oktober 2020 hingga Maret 2021.

Sebagai tahap permulaan, awal Oktober akan dilakukan proses pekerjaan irigasi dan olah tanah dapat diselesaikan. Sehingga pada bulan itu pula proses bercocok tanam sudah dilakukan.

Diharapkan, food estate akan menjadi lumbung pangan terbaru di luar Pulau Jawa. Pembangunan pusat tanaman pangan merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024. (jirur)

Click To Comments