Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Bawaslu Bentuk Pokja Penanganan Pelanggar Prokes Pilkada 2020

SOSIALISASI CALON MASIF KE PUBLIK BAHAYA CORONA

JAKARTA,PenaMerdeka – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan mengumumkan, pihaknya telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) penanganan pelanggaran protokol kesehatan pada tahapan Pilkada 2020.

Dalam hal ini, Bawaslu turut menggandeng Kemendagri, KPU, TNI, Polri, Kejaksaan, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), hingga Satgas Penanganan Covid-19.

“Yang diberi amanat untuk membentuk pokja ini adalah Bawaslu untuk menjadi ketua, dan anggota yang terdiri dari KPU, DKPP, Kemendagri, TNI, Satgas, Kejaksaan dan kepolisian,” kata Abhan dalam jumpa persnya secara virtual, Kamis (17/9/2020) kemarin.

Abhan menjelaskan, Pokja Penanganan Pelanggaran Protokol Covid-19 bertugas melakukan sosialisasi secara masif kepada publik untuk terus menjalankan protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada 2020.

Dia melanjutkan, Pokja juga akan melibatkan partai politik dan tim kampanye pasangan calon untuk berperan aktif dan berupaya meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan.

“Pokja akan menyelenggarakan deklarasi terkait dengan kepatuhan protokol Covid-19 ini, mulai dari provinsi sampai kabupaten kota, agar pelaksanaan Pilkada 2020 ini tidak menimbulkan klaster Covid-19,” ujarnya

Sementara, terkait dengan penindakan pelanggaran protokol yang dilakukan oleh peserta pilkada, Bawaslu akan menyerahkan potensi tindak pidana ke kepolisian.

“Kepolisian akan melakukan tegas terhadap pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan tingkatan SOP yang sudah diterapkan oleh Polri,” ujar dia. (jirur)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...