Aktivitas Perdagangan dan Pariwisata di Kota Bekasi Dibatasi

PEMBATASAN DIMULAI BESOK

KOTA BEKASI,PenaMerdeka – Seluruh aktivitas perdagangan dan pariwisata di Kota Bekasi bakal dibatasi hanya sampai pukul 18.00 WIB dari sebelumnya pukul 23.00 WIB.

Hal ini menyusul perkembangan penyebaran covid-19 secara nasional mengalami peningkatan. Bahkan, Kota Bekasi masih masuk zona merah penyebaran virus Corona.

Atas dasar itu, Kota Bekasi mengevaluasi segala kebijakannya dengan mengeluarkan maklumat baru Nomor 440/6086/SETDA.TU.

Maklumat ini mengatur tentang aktivitas operasional bagi pelaku usaha jasa perdagangan dan pariwisata. Hal itu untuk mengurangi risiko tingkat penyebaran di bumi patriot tersebut.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku Jumat 2 hingga 7 Oktober 2020. Namun, pemerintah akan terus mengevaluasi hasil dari kebijakan tersebut.

”Apakah nantinya akan kembali diperpanjang, atau kembali normal kembali, tergantung hasil evaluasi,” katanya, Kamis (1/10/2020).

Menurut dia, bagi pengusaha pariwisata dan hiburan malam, seperti pub, karaoke, panti pijat, spa, dan diskotik operasionalnya diubah.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi membatasi sampai pukul 23.00 WIB, namun diubah sesuai kebijakan yang telah diambil oleh DKI Jakarta, Kota Depok, dan Bogor yaitu hingga pukul 18.00 WIB.

”Sama semuanya, seperti aktivitas di GOR, area bermain anak, restoran dan kafe, toko swalayan maupun minimarket hanya sampai pukul 18.00 WIB. Ini hasil rapat kita (Pemkot Bekasi) dengan Menteri Kemaritiman (Luhut Panjaitan),” ungkapnya.

Untuk itu, Kota Bekasi wajib menyesuaikan kebijakannya dengan pemerintah pusat. Apalagi, maklumat ini mempertimbangkan situasi nasional atau daerah yang menunjukkan angka kenaikan.

Terlebih dengan ini, Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Masyarakat Produktif Aman COVID -19 di Kota Bekasi dan sarana ibadah wajib mengedepankan protokol kesehatan. (ewwy)

Disarankan
Click To Comments