HUT RI 76

Jokowi Sebut 2021 Pemerintah Bakal Bangun Tujuh Lokasi Nursery

TERSEBAR DI TANAH AIR

JAKARTA,PenaMerdeka – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, mulai tahun 2021 pemerintah bakal membangun tujuh lokasi pembibitan tanaman (nursery). Ketujuh lokasi tersebut tersebar di sejumlah wilayah Tanah Air.

“Kita harapkan mulai tahun depan ini akan dibangun kurang lebih tujuh nursery,” kata Jokowi saat meninjau lokasi pembangunan Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin di Bogor, Jawa Barat, dipantau melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (27/11/2020).

Jokowi menyampaikan, lokasi pembibitan itu ada di Bogor di Jawa Barat, di Toba di Sumatera Utara, di Mandalika di NTB, kemudian ada di Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan di Sulawesi Utara di Likupang.

Jokowi berharap, pembangunan pusat perbenihan di Bogor dapat selesai di tahun 2021. Ia juga berharap, tahun depan pusat perbenihan ini sudah berproduksi dan menghasilkan setidaknya 16 juta bibit tanaman.

Bibit-bibit ini akan difungsikan untuk mengatasi bencana ekologis dengan cara disebar di lokasi-lokasi yang kerap mengalami banjir atau kabupaten/kota yang sering longsor.

Selain fungsi ekologi, Jokowi juga berharap ada fungsi-fungsi ekonomi yang dihasilkan dari lokasi pembibitan ini.

“Sehingga tadi saya sudah berpesan untuk pembibitan di Rumpin, Bogor ini agar ditanam tanaman tanaman yang punya fungsi ekologi maupun fungsi ekonomi karena ke depan kita ingin mengembangkan green economy,” ujar dia.

Jokowi minta, bibit yang ditanam di pusat perbenihan Rumpin di antaranya abesia, eucalyptus, mahoni, kaya, merbau, eboni, jati, hingga tanaman buah-buahan seperti durian dan lainnya.

Selain itu, lanjut Jokowi, pemerintah akan membangun lokasi pembibitan khusus untuk mangrove.

Pembibitan ini dinilai penting untuk memperbaiki hutan mangrove di Indonesia. Setidaknya, ada 630.000 hektare hutan mangrove yang memerlukan nursery.

“Ke depan Indonesia ingin menuju ke sebuah green economy yang sustainable, yang berkelanjutan dan kita harapkan dampak ekonomi kepada masyarakat bawah itu akan semakin kelihatan,” jelasnya. (jirur)

Disarankan
Click To Comments