Imbas Corona, Warga Miskin di Kota Bekasi Meningkat 37 Persen

TERDAMPAK EKONOMI

KOTA BEKASI,PenaMerdeka – Dinas Sosial Kota Bekasi, mencatat jumlah warga miskin di wilayah setempat bertambah 37 persen dibanding tahun lalu. Hal itu menyusul dari imbasnya pandemi covid-19.

Sekretaris Dinsos Kota Bekasi, Asep Kadarisman mengatakan, pandemi covid-19 terjadi bukan hanya sebagai ancaman kesehatan tetapi telah berdampak pada masalah ekonomi.

“Jelas dampak Covid, hasilnya seperti itu (terjadi peningkatan warga miskin), mereka datang dari kampung untuk bekerja di sini, karena pandemi pekerjaan berhenti, mereka sudah ber-KTP Kota Bekasi,” kata Asep, Selasa (1/12/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang Penangulangan Masyarakat Miskin Dinsos Kota Bekasi, Yeni Suharyani mengatakan, peningkatan dilihat dari data terpadu kesejateraan sosial (DTKS).

Berdasarkan DTKS 2019, jumlah warga yang masuk dalam kategori miskin sebanyak 106.138 kartu keluarga (KK).

“Sampai Agustus 2020 DTKS bertambah sebanyak 152.138 KK kalau dipersentasi ada penambahan sekitar 37 persen,” tuturnya.

Yeni memastikan, program Dinsos Kota untuk penanganan kemiskinan telah dirancang berupa pemberian modal usaha kelompok.

“Ada usaha pemberian barang usaha laundry, untuk meningkatkan usaha atau penghasilan bagi masyarakat miskin yang terdampak covid,” tuturnya.

Mulai 2021 mendatang, program ini diharapkan bisa berjalan dengan tahap awal akan dibentuk lima kelompok terlebih dahulu.

“Kami buat lima kelompok dulu, satu kelompok isinya lima sampai 10 orang, mulai tahun 2021, nanti kami sesuaikan dengan anggaran yang ada, kalau berhasil, tahun berikutnya nanti berlanjut,” pungkasnya. (ewwy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...