HUT RI 76

Posko Korban Sriwijaya Air Didirikan di Bandara Soekarno-Hatta

TERMINAL 2D

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – TNI-Polri, PT Angkasa Pura II, Avsec hingga Sriwijaya Air mendirikan posko crisis center di Terminal 2D, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Posko itu terkait pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak yang diduga jatuh di Kepulauan Seribu.

Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan ada dua posko yang diaktifkan di dua titik di Bandara Soekarno-Hatta. Posko tersebut sudah dikunjungi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

“Yang kita aktifkan ada dua titik, satu adalah emergency operasional center yaitu pusat penanggulangan kedaruratan Bandara Soetta,” ujarnya, Sabtu (9/1/2021) malam.

Awaluddin mengungkapkan yang kedua adalah posko crisis center di Terminal 2D. Posko ini dibuat untuk melakukan pendataan awal yang akan dicocokkan dengan data korban dalam pesawat yang kini masih dalam proses pencarian di sekitar Kepulauan Seribu

“Yang kedua adalah posko crisis center untuk berkoordinasi juga antara stakeholder dan juga titik pertemuan maskapai Sriwijaya Air dan para keluarga yang sedang dalam pencarian dan penyelamatan saat ini,” katanya.

Awaluddin menyatakan bagi warga yang merasa keluarganya menjadi penumpang pesawat itu dapat membawa data kependudukan atau identitas keluarga untuk bisa dicocokkan di posko tersebut.

KELUARGA DATANGI POSKO

Sekitar pukul 20.30 WIB ada seorang perempuan dan laki-laki yang datang ke posko. Kepada petugas keamanan, keduanya mengaku sebagai keluarga korban.

“Kami keluarga,” kata si perempuan.

Pengaduan pesawat Sriwijaya yang jatuh dimana ya?” tanya seorang pria kepada petugas keamanan.

Petugas keamanan yang bertugas mengarahkan masuk kedalam perkantoran maskapai. Menurut petugas, sudah ada sekitar lima anggota keluarga yang datang ke crisis center untuk menanyakan kondisi anggota keluarga mereka.

Sementara itu, saat ini sudah dipersiapkan mikrofon dan pengeras suara di depan posko crisis center.

JUMLAH KORBAN

Dari data yang didapat penamerdeka.com, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak itu membawa 56 orang penumpang. Mereka terdiri dari 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi.

Selain itu, kru yang bertugas di pesawat tersebut berjumlah enam orang, yang terdiri dari kapten pilot, kopilot dan empat orang pramugari serta pramugara (flight attendant).

Kapten Pilot pesawat SJY 182 tersebut adalah Afwan dengan Kopilot (first officer) Diego Mamahin. Kemudian, ada pramugara Dhika dan Oky Bisma serta pramugari Mia Trestiyanti dan Gita Lestari.

Disarankan
Click To Comments