KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Pinang terus berupaya mempertebal ketahanan stok darah di Kota Tangerang, Banten melalui aksi donor darah rutin.
Kegiatan yang digelar di kediaman Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, Rabu (29/4/2026), ditujukan untuk memastikan ketersediaan suplai darah bagi warga yang membutuhkan tetap terjaga di level aman.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali ini menjadi ajang kolaborasi lintas elemen dalam misi kemanusiaan.
Fokus utamanya adalah memperkuat cadangan atau stok dasar darah di unit donor darah PMI Kota Tangerang guna mengantisipasi kebutuhan darurat medis.
Ketua PMI Kecamatan Pinang, Mumu Rohimu menjelaskan, pihaknya mematok target yang cukup signifikan dalam setiap pelaksanaan helatan aksi sosial di seluruh wilayahnya.
“Kami menargetkan minimal 50 kantong darah terkumpul dari kegiatan ini. Ini adalah langkah konkret kami untuk memastikan stok dasar di kota tidak menipis,” ujarnya dalam keterangan yang diterima.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat Kecamatan Pinang menjadi modal utama dalam menjaga kesinambungan agenda ini.
Mumu menilai, konsistensi warga dalam mendonorkan darah secara berkala menjadi kunci stabilnya pasokan suplai ke PMI Kota Tangerang.
“Kegiatan ini juga sekaligus menjawab banyak pertanyaan masyarakat yang sudah antre ingin mendonorkan darahnya. Mereka paham bahwa setetes darah yang diberikan sangat berarti untuk memperkuat stok yang ada,” tambahnya.
Dalam aksi yang berlangsung hari ini, tercatat sebanyak 26 orang mendaftarkan diri.
Dari jumlah tersebut, PMI berhasil mengamankan 22 kantong darah, sementara empat pendaftar lainnya dinyatakan gagal memenuhi syarat medis karena alasan kesehatan tertentu.
“Hasilnya 22 orang berhasil diambil darahnya, empat orang gagal. Meskipun belum mencapai target maksimal 50 kantong, kontribusi ini sangat berharga untuk mengisi kekosongan stok dasar,” ungkapnya.
Mumu menegaskan, PMI Kecamatan Pinang akan terus berkomitmen menjaga ritme kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam sistem kesehatan daerah.
Ia pun berharap, pasokan darah dari wilayahnya dapat membantu meringankan beban warga yang sedang berjuang melawan penyakit atau menjalani prosedur medis.
“Siapa pun penerimanya, darah ini kita sumbangkan untuk membantu nyawa sesama. Dengan stok yang kuat, kita bisa bertindak lebih cepat saat ada keadaan darurat,” imbuhnya.







