Angka Kemiskinan di Banten Terendah Kedua se-Pulau Jawa

DUDUKI POSISI KEDELAPAN DI NASIONAL

SERANG,PenaMerdeka – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka kemiskinan di Provinsi Banten terendah se-pulau Jawa. Untuk Nasional, wilayah berjuluk tanah jawara tersebut masuk kedelapan besar terendah.

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan, penangan kemiskinan menjadi tugas dan amanah yang harus dilakukan. Pihaknya pun menggelontorkan bantuan sosial sebesar Rp 56,460 miliar pada APBD 2021.

“Sebagian dari bansos disiapkan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Antara lain untuk jaring pengamanan sosial (JPS), program Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu), pengamanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Rabu (17/2/2021).

Wahidin menjelaskan, pihaknya juga memberikan bantuan sosial bagi keluarga terdampak covid-19 sebesar Rp600 ribu per-keluarga penerima manfaat. Bantuan itu diberikan kepada 421.177 kepala keluarga di wilayahnya.

“Program bantuan jaminan sosial lainnya juga ada melalui Program Keluarga Harapan (PKH),” ujar pria yang kerap disapa WH ini.

Dari data BPS terbaru untuk September 2020 tercatat jumlah orang miskin Indonesia naik 10,19% menjadi 27,55 juta. Jumlah penduduk miskin tersebut tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Dilihat dari sisi angka kemiskinan terendah se-Pulau Jawa, Provinsi Banten berada di posisi kedua setelah DKI Jakarta. Untuk Nasional, Provinsi Banten masuk ke 8 (delapan) besar terendah.

Berikut angka kemiskinan provinsi di Pulau Jawa:
1. DKI Jakarta dengan persentase sebesar 4,69%
2. Banten sebesar 6,63%.
3. Jawa Barat sebesar 8,43%.
4. Jawa Timur sebesar 11,46%
5. Jawa Tengah sebesar 11,84%.
6. Yogyakarta sebesar 12,80%.

Sementara itu 10 besar terendah angka kemiskinan secara Nasional, berikut rinciannya:
1. Bali sebesar 4,45%.
2. DKI Jakarta sebesar 4,69%.
3. Kalimantan Selatan sebesar 4,83%.
4. Kep. Bangka Belitung sebesar 4,89%.
5. Kalimantan Tengah sebesar 5,26%.
6. Kepulauan Riau sebesar 6,13%.
7. Sumatera Barat sebesar 6,56%.
8. Banten sebesar 6,63%
9. Kalimantan Timur sebesar 6,64%.
10. Maluku Utara sebesar 6,97 %. (red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Tuliskan pesan anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE