HUT RI 76

PTM SD di Kota Tangerang Bakal Digelar Pekan Depan, 5.305 Siswa Mulai Divaksin 

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sebanyak 5.305 siswa sekolah dasar (SD) yang berusia 12 tahun di Kota Tangerang, mulai disuntik vaksinasi covid-9 jenis Pfizer. Hak tersebut untuk memperkuat herd immunity guna melaksanakan pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, pada Senin (25/10/2021) pekan depan.

“Kita vaksinasi untuk anak usia 12 tahun yang ada di SD, untuk persiapan PTM terbatas. Dan semoga kegiatan ini bisa lancar dan masyarakat terus mendukung program herd immunity yang dilaksanakan Pemkot dan seluruh stakeholder terkait,” kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di SDN Darussalam, Senin (18/10/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengatakan, pekan depan bakal dibukanya PTM sebanyak 45 sekolah dari 448 sekolah, yang telah memenuhi standar assessment. 

Lanjutnya minggu ini seluruh syarat PTM terbatas akan kembali diperkuat oleh Tim Dindik. Mulai dari sosialisasi, memastikan ulang fasilitas atau sarana prasarana protokol kesehatannya. Terlebih, menskrining seluruh orangtua siswa sudah divaksin atau belum. 

“Sekolah telah mengerahkan seluruh Wali Kelas untuk menskring orangtua siswa yang sudah divaksin atau belum. Suami istri yang sudah divaksin, maka anaknya diperbolehkan ikut PTM terbatas. Ini menjadi syarat penting dan wajib untuk PTM terbatas tingkat SD, agar di lingkungan sekolah maupun rumah tidak ada yang menjadi carrier,” katanya.

“Secara aturan, nantinya yang masuk dibagi dan bergantian 50 persen dari jumlah siswa. Dilihat dari surat persetujuan PTM terbatas dan antusias orangtua terkait PTM terbatas 80 persen ingin segera PTM. Jadi, ayo sama-sama kita bekerjasama untuk melancarkan vaksinasi seminggu kedepan, dan pekan depan PTM terbatas SD tahap satu bisa dimulai,” lanjutnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr Dini Anggraeni mengungkapkan hari ini menjadi hari pertama vaksinasi SD umur 12 tahun di Kota Tangerang dimulai. Pelaksanaan akan berlangsung hingga 27 Oktober secara berkala diikuti sekitar 5.305 siswa. 

“Jenis vaksin yang digunakan adalah Pfizer. Hingga saat ini, terkait kipi belum ada laporan kejadian pasca vaksinasi yang berlebihan. Sehingga, orangtua tidak perlu khawatir hanya perlu persiapkan anak-anaknya dalam kondisi sehat dan bugar. Jangan diperbolehkan begadang dan jangan lupa sarapan lebih dulu,” imbau dr Dini. 

Kata dr Dini, secara pelaksanaan vaksinasi tingkat SD saat ini dibantu oleh Tim SehatQu. Mulai dari proses skrining hingga proses penyuntikan, yang sebelumnya semua pelaksanaan diakomodir sepenuhnya oleh jajaran Puskesmas.

“Semoga vaksinasi berjalan lancar hingga 27 Oktober mendatang. Capaian terus meningkat, anak-anak SD sehat dan bisa segera ikut PTM terbatas. Jadi, ayo orangtua siswa jangan takut apalagi masih termakan hoaks, segera vaksin jika anaknya sudah 12 tahun dan belum dapat vaksin, segera daftarkan ankanya ke sekolah,” jelasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments