HUT RI 76

Prak! Kereta LRT Jabodetabek Tabrakan di Cibubur, Begini Kondisinya

JAKARTA,PenaMerdeka – Kereta ringan lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek mengalami kecelakaan di jalur layang ruas Munjul, Jakarta Timur, Senin (25/10). Dua kereta LRT yang saling adu banteng tersebut dilaporkan tengah dalam tahap uji coba.

“Betul. Jadi di LRT Munjul ya. Damkar kita luncurkan satu unit dari rescue dari sektor Cipayung untuk ke lokasi,” kata Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Gatot Sulaeman saat dihubungi.

Gatot mengatakan kereta LRT tersebut dalam tahap uji coba. Menurut informasi yang dirinya dapat, kereta tersebut tak berpenumpang.

“Karena informasi sedang uji coba. Katanya kosongan tuh kereta. Tim juga belum juga dapat data akurat,” ujarnya.

Dari video yang beredar, kereta LRT mengalami kerusakan. Salah satu gerbong terlihat terangkat. Belum diketahui pasti kronologi lengkap kejadian tersebut.

Sementara itu, General Manager Sekretaris PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA, Puguh Dwi Tjahjono, menyebutkan ada satu korban luka-luka dari kejadian tersebut yakni masinis. Ia memastikan, korban hanya mengalami luka ringan dan sedang melakukan perawatan di Rumah Sakit Meilia, Cibubur.

“Jadi masinis saja (korbannya), tapi lukanya biasa, enggak parah, cuma lecet-lecet saja, cuma mentalnya yang ini (syok). Sekarang masih pemulihan di rumah sakit,” ujar Puguh secara terpisah, Senin (25/10/2021).

Puguh menjelaskan, kecelakaan tepatnya terjadi pada pukul 13.00 WIB. Tabrakan terjadi pada rangkaian kereta LRT Jabodebek yang selesai menjalani pengujian.

Tabrakan tersebut melibatkan dua rangkaian kereta LRT di antara petak Stasiun Harjamukti-Stasiun Ciracas. Ini merupakan bagian dari uji coba dan di ruas ini belum ada operasional LRT.

“Kronologi kejadian tersebut terdapat satu rangkaian kereta akan di langsir (pindah jalur) menumbuk rangkaian yang sedang stabling. Kereta dalam kondisi tidak berpenumpang,” katanya.

Puguh menambahkan, INKA saat ini masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. “Untuk penyebab kecelakaan masih dilakukan investigasi dari tim PT INKA,” jelasnya.

Sebagai informasi, pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 terdiri dari beberapa lintasan yakni rute Cawang-Cibubur, rute Cawang-Dukuh Atas, serta rute Cawang-Bekasi Timur. LRT Jabodebek ditargtekan beroperasi 2022 dengan 18 titik stasiun pemberhentian.

Adapun kecepatan LRT maksimalnya dapat mencapai 80 kilometer per jam. Nantinya ketika beroperasi LRT diyakini dapat menempuh rute Bekasi Timur hingga Dukuh Atas dalam waktu 45 menit, sedangkan dari Cibubur hingga Dukuh Atas waktu tempuh hanya 39 menit. (jirur)

Disarankan
Click To Comments