BI: Aliran Modal Asing Keluar Pasar Capai Rp6 T Dalam Sepekan

NET SELL DI PASAR SBN

JAKARTA,PenaMerdeka – Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan domestik mencapai sebesar Rp6,13 triliun. Angka tersebut berdasarkan data transaksi 1-2 Maret 2022.

Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengungkap aliran modal asing yang keluar itu berasal dari jual neto (net sell) di pasar Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp8,3 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp2,17 triliun.

“Berdasarkan data setelmen sampai dengan 2 Maret 2022, non residen jual neto Rp1,6 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp23,2 triliun di pasar saham,” ungkap Erwin dalam keterangan resmi, kemarin.

Hal ini membuat tingkat premi risiko Credit Default Swaps (CDS) Indonesia lima tahun naik dari level 104,31 basis poin (bps) menjadi 110,71 bps per 3 Maret 2022.

Sementara, tingkat imbal hasil (yield) SBN bertenor 10 tahun naik ke level 6,57 persen. Kenaikan juga terjadi pada yield surat utang AS US Treasury 10 tahun ke level 1,841 persen.

“BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Lebih lanjut, BI dan pemerintah juga akan memperkuat langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, termasuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan. (uki)

Disarankan
Click To Comments