Tiket Bus AKAP Eksekutif di Kampung Rambutan Diprediksi Capai Rp500 Ribu

JELANG MUDIK LEBARAN

JAKARTA,PenaMerdeka – Harga tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, mulai mengalami kenaikan menjelang Lebaran. Satu Perusahaan Otobus (PO) yang mulai menaikkan harga untuk armada kelas super eksekutif ialah PO Haryanto.

“Kenaikan harga sudah mulai dari kemarin Kamis, cuma bertahap,” kata Nur Wahid (52), perwakilan PO Haryanto di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (17/4/2022).

Untuk kelas eksekutif PO Haryanto tujuan Semarang-Solo-Yogyakarta-Sragen-Wonogiri-Matesih contohnya, harga tiket keberangkatan pada 8-13 April 2022 dibandrol Rp 230.000.

Sementara untuk rute dan kelas yang sama pada 14-18 April, harga tiket naik menjadi Rp 270.000. Kemudian tanggal 19-21 April menjadi Rp 310.000. Lalu tanggal 22-26 April menjadi Rp 500.000.

Adapun tanggal 27 April-1 Mei 2022, harga tiket naik menjadi Rp 520.000. Sedangkan pada waktu terakhir mudik Idul Fitri di tanggal 2-4 Mei 2022, harga tiket bus turun menjadi Rp 450.000.

Wahid menuturkan kenaikan harga tiket bus AKAP PO Haryanto untuk rute lain juga berlaku dengan pembagian sesuai tanggal keberangkatan calon penumpang. Kenaikan paling tinggi di rentang tanggal 27 April-1 Mei.

Tahun ini menurut saya ada lonjakan (pembelian tiket), kira-kira 50 persen. Kalau tahun sebelumnya masih situasi corona, nah itu terminal tutup. Penumpang naik kendaraan pribadi,” ujarnya.

Wahid mengatakan, tiket keberangkatan pada rentang 28 April-1 Mei 2022 kelas super eksekutif PO Haryanto kini sudah ludes dibeli penumpang. 

Menurut dia, bila nanti tiket kembali dijual, maka akan dilakukan penambahan bus, khususnya untuk rute yang banyak penumpang seperti Solo, Jepara, Pati, dan Madura. “Untuk pembelian tiket tergantung ya, ada satu keluarga, ada yang dua orang, bahkan ada yang sekaligus beli 12 orang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni mengatakan, kenaikan harga tiket non-ekonomi setiap PO bervariasi, tergantung pada fasilitas bus disediakan.

Pasalnya, berbeda dengan kelas ekonomi, untuk kelas eksekutif dan VIP masing-masing PO menawarkan fasilitas armada berbeda untuk kenyamanan calon penumpang selama perjalanan. “Untuk kenaikan harga tiket non-ekonomi persentasenya bisa sampai 50 persen lah dari harga tiket normal,” kata Yulza.

Disarankan
Click To Comments