Jokowi Targetkan Defisit Tekan Level 2,85 Persen dari PDB

DALAM RAPBN

JAKARTA,PenaMerdeka – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menargetkan defisit anggaran bisa ditekan ke level 2,85 persen dari produk domestik bruto (PDB) dalam RAPBN 2023. Hal ini pertama kalinya dikembalikan ke bawah 3 persen setelah sebelumnya diperlonggar hingga 6 persen melalui UU Nomor 2/2020 karena pandemi.

“Defisit anggaran 2023 direncanakan sebesar 2,85 persen terhadap PDB atau Rp598,2 triliun,” ujarnya dalam Penyampaian RAPBN 2023 di Ruang Rapat Paripurna kemarin.

Defisit tersebut ditetapkan berdasarkan kebutuhan belanja sebesar Rp3.041,7 triliun dan pendapatan negara hanya sebesar Rp2.443,6 triliun pada 2023.

Jokowi mengatakan pembiayaan defisit ini akan memanfaatkan sumber yang aman dan dikelola dengan hati-hati seperti tahun sebelumnya. Hal ini untuk menjaga keberlanjutan kondisi fiskal negara yang telah bekerja keras selama pandemi

“Komitmen untuk menjaga keberlanjutan fiskal dilakukan agar tingkat risiko utang selalu dalam batas aman melalui pendalaman pasar keuangan,” katanya.

Jokowi menyebutkan pemerintah akan terus meningkatkan efektivitas pembiayaan investasi, khususnya kepada BUMN dan BLU yang diarahkan untuk penyelesaian infrastruktur strategis pusat dan daerah, pemberdayaan masyarakat, serta sinergi pembiayaan dan belanja.

“Pemerintah tetap mendorong kebijakan pembiayaan inovatif skema KPBU, termasuk penguatan peran BUMN, BLU, Lembaga Pengelola Investasi (LPI), dan Special Mission Vehicle (SMV), serta mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan meningkatkan akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, UMKM, dan Ultra Mikro,” katanya.

Jokowi menambahkan, pemerintah akan memanfaatkan saldo anggaran lebih (SAL) untuk menjaga stabilitas ekonomi dan antisipasi ketidakpastian, serta meningkatkan pengelolaan manajemen kas yang integratif untuk menjaga bantalan fiskal yang andal dan efisien. (uki)

Disarankan
Click To Comments