hsn ads Syarifudin Salwani

COUNT DOWN Porprov Banten VI, Kerja Kadispora Kota Tangerang Disorot

TARUHAN NAMA BAIK KOTA TANGERANG AKTIVIS DESAK WALIKOTA GANTI KADISPORA

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Kota Tangerang sebagai penyelenggara Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Banten ke VI dianggap belum siap 100%. Meski penyelenggaraan Porprov Banten tinggal menghitung hari. 

Ade Yunus Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik Kota Tangerang menyebutkan, sejumlah venue dan dan ketersediaan perlengkapan tanding belum rampung.

Jika dilihat secara umum saja, Kota Tangerang sebagai tuan rumah Porprov belum siap menggelar multi even olahraga terbesar di Banten tersebut.  

Untuk itu, Ade meminta Wali Kota Tangerang untuk segera melakukan evaluasi terhadap sejumlah OPD terkait. Khususnya Dispora Kota Tangerang selaku pengkoordinasi persiapan kegiatan Porprov Banten ke VI itu.

“Porprov di depan mata hitungannya tinggal beberapa hari saja. Selain kendala persoalan anggaran dari Provinsi, kita juga dipertontonkan dengan gagapnya sejumlah OPD,” kata Ade Yunus kepada penamerdeka.com, Senin (26/9/20222).

Wali Kota Tangerang segera melakukan tindakan tegas dan terukur. Ade Yunus yang biasa disapa kang AY ini minta seluruh OPD sinergi bahu membahu mempersiapkan acara yang membawa nama baik Kota Tangerang.

“ini (gelaran Porprov VI Banten, red) menyangkut nama baik. Kesampingkan ego sektoral setiap OPD apalagi seakan seperti auto pilot dan tidak ada yang mengkoordinasikan antar OPD,” ucap Kang AY menegaskan.

“Ketua Pelaksana PORPROV tentunya butuh dukungan kegiatan kerja dan progress report real dan terukur, bukan hanya sekedar ikut-ikutan mendampingi peninjauan sejumlah venue. Sementara progresnya tidak signifikan bahkan mengkhawatirkan tidak selesai sesuai target, jadi, Untuk OPD solusi terbaiknya segera evaluasi kinerja, sementara untuk Pihak Ke-3 beri deadline dan warning Blacklist,” ucapnya.

“Dispora adalah OPD vital pengkordinasi Persiapan Porprov dibutuhkan leadership yang taktis terukur. Mampu membaca situasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk dan melakukan kordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait khususnya KONI dan Cabor, bila dirasa perlu Walikota untuk mengganti Kadispora, saya kira itu evaluasi terbaik,” tambahnya.

Ade juga meminta para Kepala OPD untuk fokus pada target capaian kinerja mensukseskan PORPROV VI Banten. Hentikan aktivitas mubazir alias sia-sia.

“Sudahi foto-foto menggelikan di Venue, tunjukan progres real saja. Gak perlu dipertontonkan prosesnya. Masyarakat hanya ingin lihat hasilnya saja, karena kita sudah sangat jengah dan jenuh,” tukas Kang AY.

Masyarakat Kota Tangerang hampir setahun lebih dipertontonkan kesibukan persiapan Porprov VI Banten. Tetapi menurutnya, jelang pelaksanaan semua kinerja OPD tidak maksimal menunjukan hasil kepada warga Kota Tangerang.

“Mereka gagap dan nampak kelimpungan. Perlu diingat atlit dan cabor butuh dukungan fasilitas dan dukungan materil bukan sekedar moril, atlit haus itu kasih minum bukan diajak foto selfie,” pungkasnya. ujarnya. (red)

hsn ads Rafiudin akbar
Disarankan
Click To Comments