BANTEN,PenaMerdeka – Gubernur Banten, Andra Soni langsung gerak cepat alias cercep merealisasikan Sekolah Gratis yang sudah dimulai pada tahun ajaran baru ini. Hal itu disebut sebagai komitmennya menjamin hak pendidikan.

“Jadi selama tiga tahun ke depan, tugas anak-anak hanyalah belajar. Tidak perlu lagi ikut memikirkan biaya sekolah setiap bulan. Biarlah itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten,” ucapnya di Kota Tangerang Selatan, Sabtu (19/7/2025).

Andra menyatakan, Program Sekolah Gratis Banten bukan sekadar bantuan biaya, tapi bentuk nyata hadirnya negara dalam menjamin hak pendidikan setiap anak, terutama masyarakat wilayah julukan Tanah Jawara.

POTENSI CERDASKAN WARGA BANTEN

Jadi menurutnya, para siswa ataupun siswi harus memanfaatkan betul-betul program tersebut dengan penuh tanggung jawab dan semangat belajar.

Bukan tanpa sebab gercep ogah menunda program pendidikan prioritas tersebut, Andra menegaskan, karena ketika tidak dijalankan maksimal potensi sekali menghambat satu generasi untuk mencerdaskan warga Banten.

“Pendidikan adalah hak warga negara. Harus mendapatkan pendidikan yang layak. Selain itu program pendidikan jadi prioritas, sebab merupakan investasi SDM jangka panjang mencerdaskan warga Banten,” jelasnya.

Sebab, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas bersama sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi melaksanakan program yang menyasar SMA, SMK dan SKh serta Madrasah Aliyah (MA) swasta di Tanah Jawara.

ANDRA OGAH ASAL TUNJUK MITRA SEKOLAH GRATIS

Andra Soni menyebutkan, tercatat sebanyak 811 sekolah swasta SMA/SMK/SKh sudah resmi bermitra dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Ogah asal tunjuk, kerjasama itu disaring lewat verifikasi ketat.

“Gedungnya harus layak, pengelolaannya kredibel, semuanya dipantau. Tidak asal-asalan!” tegas politisi asal Gerindra tersebut.

Andra mengirim sinyal keras ke sekolah mitra Program Sekolah Gratis. “Siapa pun yang coba-coba membebani siswa, melanggar MoU, siap-siap ditindak secara hukum,” katanya lantang.

Dari data yang diterima, sebanyak 76.645 siswa sekolah swasta di Provinsi Banten menerima manfaat Program Sekolah Gratis (PSG) pada tahun ajaran 2025/2026.

Jumlah peserta didik baru yang diterima di sekolah swasta peserta PSG mencakup 17.183 siswa SMAS (sekolah menengah atas swasta), 56.880 siswa SMKS (sekolah menengah kejuruan swasta), dan 2.582 siswa SKhS (sekolah khusus swasta).

Sementara itu, total siswa baru di sekolah negeri yakni SMAN (sekolah menengah atas negeri), SMKN (sekolah menengah kejuruan negeri) dan SKhN (sekolah khusus negeri) mencapai 79.975 siswa. (Hisyam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *