KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Cabang olahraga basket di Kota Tangerang, Banten kian digandrungi hingga menunjukkan gairah yang begitu luar biasa. Baik dari animo tingkatan pelajar, sampai dengan masyarakat umum.
Hal itu terbukti pada helatan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni).2025 Cabang Basket “Bocil Pride” se Kota Tangerang di GOR Tangerang Jalan Damyati, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (19/7/2025).
Sebanyak 1.500 atlet dari 95 sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri ataupun swasta tumpah ruah di GOR kebanggaan masyarakat Kota Tangerang ini.
Dengan demikian, hal tersebut menjadi tantangan sendiri bagi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang yang harus membuat ruang lebih besar guna menampung tingginya animo masyarakat.
Ketua Perbasi Kota Tangerang, Andri Permana menyebutkan, bola basket sendiri mengantongi daya pikat tersendiri dimana dengan itu, ekosistem menjadi sehat melahirkan populasi yang besar, tumbuh, dan akhirnya bertambah banyak.
“Ini akhirnya menjadi PR buat Perbasi bahwa animo kepesertaannya (dalam Porseni) begitu tinggi, yang tadinya hanya punya slot 90 tim akhirnya terpaksa kita tambah,” jelasnya ditemui awak media di sela-sela kegiatan.
“Apabila ditampung, jumlah peserta bisa saja tembus 100 tim. Tapi hari ini yang bisa kita potret adalah bahwa animo SMP di Kota Tangerang untuk bermain basket sudah ssngat tinggi,” terangnya.
Untuk itu, ke depan Perbasi Kota Tangerang berorientasi tidak hanya urusan prestasi, melainkan juga menjadikan basket sebagai sarana tumbuh dan berkembang serta parenting buat semua orang tua untuk menitipkan anaknya di bola basket.
“Agar mereka juga belajar respect disiplin melalui olahraga bola basket, jadi target Perbasi tidak hanya berbicara urusan prestasi tapi kita ingin menitikberatkan suksesi visi besar Pak Presiden menuju Indonesia emas 2045 dari lapangan basket dan dari Kota Tangerang untuk Indonesia,” jelasnya.
“Dan paling adalah adanya penggunaan instrumen digital dalam semua perhelatan dari mulai pendaftaran, teknikal meeting, jadi segala sesuatunya bisa diakses, data pemain bisa diakses, mereka bisa langsung mengupload hasil pertandingan, dan semuanya akhirnya melalui pendekatan teknologi,” jelasnya.
Selain itu, Perbasi juga sudah membagi menjadi basket dua kanal. “Saat berbicara pembinaan prestasi ini kita sudah lakukan bertahun-tahun dan membangun iklim basket di tataran pelajar, sebenarnya atlet sebagai backbonenya Perbasi sudah senantiasa kita lakukan tapi yang paling penting adalah menjaga ekosistem tetap sehat menuju basket yang industri itu juga menjadi pokok dan prioritas Perbasi ke depannya,” paparnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi wahana untuk sama-sama menjaga anak-anak kita untuk tetap tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan dan keinginan orang tua.
“Dan yang paling penting image Kota Tangerang sebagai kota yang keren mudah-mudahan bisa terefleksi dari kegiatan-kegiatan basket yang ada di Kota Tangerang,” pungkasnya. (Hisyam)







