JAKARTA,PenaMerdeka – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat, sebanyak 602.419 warga Jakarta terlibat permainan judi online (judol). 

Bahkan, Ketua PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan, angka transaksi pada hal tersebut mencapai hingga Rp3,12 triliun.

“Berdasarkan data PPATK terdapat 602.419 orang warga DKI Jakarta mencakup 5 kota dan 1 kabupaten yang teridentifikasi sebagai pemain judi online pada periode 2024,” ucapnya kepada awak media, Sabtu (26/7/2025).

“Total nominal transaksi deposit judi online mencapai Rp 3,12 Triliun dalam 17,5 juta kali transaksi,” sambungnya.

Ivan menyebut, dari jumlah tersebut, 15 ribu warga di antaranya tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos). Data ini tercatat pada sepanjang 2024.

“Di antara 602 ribu orang tersebut, terdapat 15.033 warga DKI Jakarta sebagai penerima bansos yang masuk ke daftar pemain judi online periode tahun 2024 tersebut,” katanya.

Ivan menambahkan, para penerima bansos yang bermain judol tersebut transaksinya mencapai Rp 67 miliar.

“Total nominal transaksi judol dari kelompok ini sejumlah Rp 67 miliar dalam 397 ribu kali transaksi sepanjang tahun 2024,” tukasnya. (Rur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *