KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Kompetisi bergengsi bola basket antar-kecamatan, Wali Kota Tangerang Cup 2025, resmi bergulir di GOR Dimyati, Kecamatan Tangerang, Minggu (16/11/2025) kemarin.
Turnamen yang diselenggarakan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang ini menjadi panggung bagi bakat muda, termasuk atlet kembar Cledwyn (18) dan Clement (18) yang mewakili Kecamatan Karawaci.
Kedua pemain yang dipersatukan oleh domisili orang tua mereka di Karawaci ini, menjadi bagian dari 26 tim putra dan putri usia 16-19 tahun yang berpartisipasi dari 13 kecamatan di Kota Tangerang.
Turnamen ini menjadi terobosan Perbasi yang kali ini fokus pada format berbasis kecamatan, bukan lagi antar kelompok umur, sekolah, maupun klub.
Cledwyn dan Clement, yang berasal dari klub dan sekolah berbeda, kini bahu-membahu membawa nama Karawaci.
Cledwyn (18) mengungkapkan awal mula dirinya dan sang saudara kembar jatuh hati pada olahraga ini.
“Kami dari Karawaci. Sejak SD sudah suka basket,” katanya kepada awak media saat diwawancarai, Senin (17/11/2025).
Ia mengenang masa-masa awal perkenalannya dengan basket saat duduk di bangku sekolah dasar.
“Dulu tuh pas sekolah, ada namanya sekolah Kumnamu. Kakak kelas sempat nawarin main saja,” ceritanya.
Pengalaman pertamanya menyentuh bola basket langsung membuatnya ketagihan. “Pas dipegang rasanya ya, eh ternyata kayaknya seru saja gitu. Coba nembak, eh seru gitu,” tambahnya.
Sejak saat itu, keduanya pun memutuskan untuk serius menekuni basket.
“Berdua main, terus kita coba beli bola. Akhirnya rutin dari SD sampai sekarang sih, main terus,” tegas Cledwyn.
Sementara itu, Clement (18) menyoroti bagaimana persaingan sehat antara ia dan saudara kembarnya memicu perkembangan skill mereka.
“Latihan di rumah barengan terus. Jadi saling kompetitif. Kami berdua super kompetitif, jadi biar terus-terusan berkembangnya juga barengan, bertumbuhnya juga barengan,” ungkap Clement.
Mengenai gelaran Wali Kota Tangerang Cup 2025 dengan format berbasis kecamatan ini, Clement menyambut baik.
“Enak-enak saja sih kita. Apalagi kita kan enggak berdua doang, ya. Ada juga teman-teman yang dari sekolah juga atau mungkin klub-klub lain gitu,” ujar Clement.
Format baru tersebut dinilainya sangat positif untuk membangun kekompakan tim. “Rasanya enak, sih. Jadi bisa mencoba untuk kerja sama bareng-bareng. Untuk satu tim Karawaci, kita sama-sama naikin chemistry, naikin chemistry jadi lebih solid lagi,” tutupnya.
Turnamen ini akan berlangsung hingga 30 November mendatang, diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan atlet basket muda Kota Tangerang sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-kecamatan.







