KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Klub Persikota Tangerang resmi meluncurkan tim dan jersey terbaru untuk menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2025/2026 yang akan mulai bergulir pada 1 Desember mendatang.

Peluncuran tersebut menandai wajah baru Persikota dengan hadirnya sejumlah nama besar dalam jajaran staf kepelatihan dan skuad pemain.

Di antara nama penting yang memperkuat susunan tim adalah legenda Persikota sekaligus mantan pemain Timnas Indonesia, Tema Mursadad, yang kini dipercaya sebagai pelatih kiper.

Persikota Tangerang juga diperkuat penjaga gawang berpengalaman, Jandia Eka Putra, yang diharapkan menjadi benteng utama di bawah mistar.

Wajah baru Persikota ini mendapatkan sambutan positif, salah satunya dari Wali Kota Tangerang yang juga Ketua Pembina Klub Persikota, H. Sachrudin.

“Ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Persikota, klub sepak bola kebanggaan warga Kota Tangerang yang telah melalui perjalanan panjang penuh tantangan,” ujarnya kepada awak media usai kegiatan di Balai Kota Tangerang, Selasa (25/11/2025) malam.

Manajer Persikota Tangerang, Akmal Syuhairudin, menegaskan komitmen tim untuk promosi ke Liga 2, sebab disebut sudah menjalani persiapan panjang dan matang.

“Kita sudah persiapan dari empat bulan, mulai dari seleksi sampai team building. Target kita tentu Liga 2,” ucapnya.

Ia juga menitipkan pesan untuk suporter yang tidak bisa mendukung langsung di stadion lantaran Persikota bakal menjalani laga di Solo agar jangan patah semangat dalam mendukung klub itu.

“Kita berada di Solo sampai Februari, tetap dukung Persikota, Bayi Ajaib. Semoga ada link streaming dari i-League. Kita juga berharap Pak Camat dan Pak Lurah bisa fasilitasi nonton bareng warga,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Persikota, Raja Latuconsina, memastikan manajemen kini lebih profesional dan transparan, terutama dalam kerja sama sponsor. Ia menjamin tidak ada telat dalam menggaji pemain sebagai penyemangat.

“Tugas saya membantu menyiapkan strategic partnership yang bersih. Semua scope of work dengan sponsor kami susun profesional dan transparan, untuk menghindari gaji telat dan hal-hal lain yang bisa mengganggu psikologi pemain,” tukasnya.

Penulis: HisyamEditor: Redaksi

Loading...