JAKARTA,PenaMerdeka – Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengancam bakal menyetop anggaran kementerian lembaga (K/L) hingga pemerintah daerah (Pemda). Hal itu dilakukan dalam yang lambat belanja atau penyerapan anggaran.
“Kalau mereka enggak ngebelanjain, gue potong aja anggarannya. Bukan dipotong, saya akan setop, saya enggak kirim aja biar mereka teriak-teriak,” ucapnya dalam acara Semangat Awal Tahun di gedung IDN IDN HQ, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).
Purbaya mengatakan, langkah itu ia lakukan agar K/L membelanjakan anggaran tepat waktu, tepat sasaran, dan tidak ada kebocoran. Karena itu, Purbaya akan keliling K/L untuk memeriksa progres belanja anggaran.
Ancaman itu juga berlaku bagi pemerintah daerah (pemda) lantaran sisa anggaran daerah bahkan mencapai ratusan triliun di akhir 2025 kemarin. Padahal, pemda sering meminta uang ke pemerintah pusat.
“Daerah juga sama, masih punya ratus-ratus triliun lebih di akhir tahun. Ya enggak apa-apa, mereka selalu minta uang, minta uang, minta uang, udah seratus triliun di tempat lu, habisin,” katanya.
“Mereka selalu minta uang, minta uang. Bentar dulu, ada Rp100 triliun di tempat lu, habisin. Jadi ada seperti itu. Entah mereka belum memahami cara membelanjakan tepat waktu, atau mereka belum memahami me-manage anggaran yang baik,” sambungnya.
Purbaya tak memandang pusing hal tersebut lantaran kontrol anggaran bisa dijalankannya sebagai Bendahara Negara. Dia pun membekukan anggaran Kementerian hingga Pemda yang tak segera digunakan.
“Jadi tahun ini saya akan kirim orang-orang dari (Kementerian) Keuangan untuk diskusilah dengan mereka supaya mereka lebih bagus lagi belanjanya di daerah, pusat juga,” pungkas Bendahara Negara itu.






