JAKARTA,PenaMerdeka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Jumat (23/1/2026) hari ini menjelang akhir pekan.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan, indeks saham masih rawan terkoreksi dalam waktu dekat karena saat ini masih berada di fase konsolidasi.

Dalam kondisi itu, indeks berpeluang melemah menguji area 8.988-8.956, sementara jika menguat, pergerakan terdekat diperkirakan menuju 9.024-9.034.

“Posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga masih rawan terkoreksi,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.956, 8.905 dan resistance 9.120, 9.192 hari ini.

Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, BBCA, ESSA, dan MAPI.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan setelah gagal menembus level 9.100 dan kembali ditekan aksi jual.

“IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menuju rentang 8.840-8.900,” ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.890, 8.773, dan 8.619, dan resistance 9.174, 9.261, dan 9.335 hari ini.

Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, ANTM, BBNI, SMGR, dan UNTR.

IHSG ditutup di level 8.992 pada perdagangan Kamis (22/1) sore. Indeks melemah 18,14 poin atau minus 0,20 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp37,88 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 72,11 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 345 saham menguat, 331 terkoreksi, dan 128 stagnan.

Penulis: GieEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *