JAKARTA,PenaMerdeka – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, terdapat tiga bibit siklon tropis terpantau yang berpotensi memengaruhi kondisi cuaca beberapa wilayah di Indonesia.
Dalam siaran YouTube BMKG yang dikutip Rabu (4/2/2026) hari ini, Prakirawan BMKG Yuyun mengungkapkan, ketiga bibit sinklon tersebut adalah 94W, 92S, dan 98P.
“Bibit Siklon tropis 94W terpantau di Samudera Pasifik sebelah utara Papua. Diprediksi akan memiliki tekanan 1.005 hektopaskal dengan arah gerak ke barat laut dan kecepatan angin 20-25 knot,” ucapnya.
Menurut Yuyun, bibit 92S terpantau di Samudera Hindia barat daya Lampung dan diprediksi bersifat persisten serta relatif stasioner. Sementara itu, bibit 98P berada di daratan Australia dengan tekanan udara sekitar 1006 hektopaskal dan bergerak ke arah barat dengan kecepatan angin sekitar 25 knot.
“Ketiga bibit tersebut menginduksi terbentuknya belokan dan perlambatan angin atau konvergensi di Samudera Hindia Barat Daya Lampung hingga selatan Banten, di perairan Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan pesisir utara Australia, serta di Samudera Pasifik Utara Papua,” ujar dia.
Berdasarkan analisis BMKG, potensi perkembangan ketiga bibit menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan masih dalam kategori rendah. Selain itu, sirkulasi siklonik diprediksi terpantau di Samudera Hindia barat daya Bengkulu dan Samudera Hindia barat Sumatra Utara.
“Sirkulasi siklonik tersebut menginduksi terbentuknya perlambatan angin atau konvergensi, dan pertemuan angin atau konfluensi di perairan Barat Sumatra Utara hingga Barat Aceh di Laut Andaman, serta sekitar sirkulasi siklonik tersebut,” katanya.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklontropis atau sirkulasi, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” sambungnya.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut berpotensi memicu cuaca signifikan di berbagai wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah: Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Lalu potensi hujan disertai petir di Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Pontianak, Bandung, dan Surabaya; hujan sedang di Bandar Lampung dan Semarang.
Hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Serang, Jakarta, Yogyakarta; berawan tebal di Tanjung Pinang.
Potensi hujan disertai petir di Mamuju; hujan sedang di Kupang, Jayapura, Merauke; hujan ringan di Denpasar, Mataram, Makassar, Kendari, Ternate, Nabire, Jaya Wijaya; berawan tebal di Palu, Gorontalo, Manado, Sorong, Manokwari.
Dengan demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspadai saat beraktivitas serta memantau pembaruan informasi cuaca melalui laman resmi dan kanal media sosial BMKG.







