JAKARTA,PenaMerdeka – Pemerintah menegaskan, bahwa Indonesia tetap terkendali meski di tengah tekanan global, termasuk konflik di Timur Tengah yang saat ini berlangsung.

Untuk itu, Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional dan tidak terpengaruh oleh narasi yang dapat menimbulkan kecemasan publik.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menepis narasi negatif, yang menyebut Indonesia bakal mengalami kekacauan (chaos) dalam waktu dekat.

Narasi tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan kondisi nyata di lapangan, dan dinilai keliru.

“Tidak ada itu chaos-chaos. Yang ada adalah semuanya terkendali,” ujar Seskab dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Seskab juga meluruskan berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk narasi yang menyebut kondisi Indonesia akan mengalami kekacauan. Ia menegaskan bahwa kondisi nasional tetap stabil dan terkendali.

Ia menjelaskan, di tengah tekanan global, termasuk konflik di Timur Tengah, pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas harga, termasuk dengan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Daya beli masyarakat terjaga, dan yang paling penting, yang paling nyata, pemerintahan Pak Prabowo sudah dua kali melaksanakan Lebaran,” tambahnya.

Seskab juga menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai ‘inflasi pengamat’, yaitu maraknya opini dari sejumlah pihak yang dinilai tidak berbasis data akurat dan berpotensi menimbulkan kecemasan publik.

Ia menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang bertanggung jawab.

“Boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini,” imbuhnya.

Seskab Teddy pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis serta bersama-sama menjaga kepercayaan dan harapan positif terhadap masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *