JAKARTA,PenaMerdeka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (7/8/2026) mengawali pekan dengan mengalami kenaikan pada pembukaan perdagangan berada di posisi 6.652,091.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.12 WIB, IHSG sempat naik sebelum akhirnya turun dan kembali naik lagi meski tipis hanya 3,2545 poin setara 0,05 persen ke level 6.640,020.
Pada perdagangan pagi ini, sebanyak 246 saham emiten menguat. Sementara, 278 saham lainnya melemah dan 202 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.12 WIB sebanyak Rp1,918 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 5,621 miliar saham.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi deways cenderung menguat.
“Diperkirakan support IHSG 6.600-6.640 dan resist IHSG 6.670-6.720,” ujar dia dalam risetnya.
Adapun, indeks utama Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat pekan lalu, 4 September 2026, karena laporan tenaga kerja yang kuat meningkatkan kemungkinan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan dalam pertemuan kebijakan moneter bulan ini.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,51 persen; S&P 500 melemah 0,38 persen; dan Nasdaq Composite turun 0,29 persen.
Di sisi lain, bursa saham Asia menguat pada perdagangan Jumat, 4 September 2026, seiring meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Indeks MSCI Emerging Asia naik 1,6 persen dan menuju kenaikan harian terbaik dalam sepekan. Indeks Nikkei 225 Jepang dan Topix kompak naik, masing-masing sebesar 1,3 persen dan 0,03 persen.







