Bank Indonesia rencanaya akan menerbitkan 11 pecahan mata uang baru Republik Indonesia dengan gambar dari pahlawan Nasional yang berbeda pada bulan Desember ini.
Tidak hanya berlaianan pada gambarnya, dalam pecahan uang baru tersebut juga akan ada perbedaan yang menandatangani uang pecahan kertas tersebut.
Mirza Adityaswara Deputi Senior Gubernur BI dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan “Selain Gubernur Bank Indonesia, dalam uang kertas juga akan ada tanda tangan Menteri Keuangan,” kata Mirza, Kamis (8/12).
Oleh karena itu, dalam uang kertas pecahan baru itu akan dibubuhkan tandatangan Gubernur Bank Indonesia Sekarang yakni Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang saat ini masih menjabat.
Namun informasi yang beredar saat ini yang membubuhi tandatangan di atas pecahan uang kertas rupiah itu adalah Gubernur dengan Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Disebutkan sebelumnya, tujuh pecahan mata uang rupiah baru akan dicetan pecahan uang rupiah kertas pecahan Rp 100.000, pecahan Rp 50.000, pecahan Rp 20.000, pecahan Rp 10.000, pecahan Rp 5.000, pecahan Rp 2.000, pecahan Rp 1.000 dan pecahan uang logam Rp 1.000, Rp 500, Rp 200 dan Rp 100 tahun emisi (TE) 2016. (agus/dbs)






