Harga Cabai Rawit Merah Melambung, Langkah Warga Tangerang Ini Wajib Ditiru

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Widi (30) warga Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang ini terpaksa menanam cabai dipekarangan rumahnya. Langkah yang diambil Widi sejatinya wajib ditiru, bukan tanpa sebab, ia lakukan untuk mengurangi beban kebutuhan pokok rumah tangga. Seperti diketahui sampai saat ini harga cabai rawit merah terkoreksi masih mencapai Rp.100 ribu hingga Rp.120 ribu perkilogram.

Persoalan ini menurut salah seorang karyawan swasta ini menganggap tidak harus berdiam diri, kita harus pintar pintar dan rajin mengolah lahan yang ada di rumah.

“Hasilnya kita bisa nikmati. Ketimbang beli cabe rawit merah yang harganya 1/4 kilogram saja mencapai Rp 30 ribu, mendingan buat ongkos anak saya untuk sekolah mas,” ujar Widi kepada PenaMerdeka.com Jumat (27/01).

Ia juga merasa bingung, kenapa pemerintah sampai saat ini belum juga melakukan langkah menekan antisipasi untuk mengoptimalkan harga kebutuhan rumah tangga yang masih melambung tersebut.

“Bingung saya juga mas, belom ada upaya juga dari pemerintah untuk menekan harga cabai rawit merah. Padahal kan ini menjadi salah satu kebutuhan masyarakat juga mas.”

“Saya berharap pemerintah setempat khususnya pemerintah Kota Tangerang secepatnya mencari solusi terkait melambungnya harrga rawit merah ini,” ucap Widi berharap.

Pantauan PenaMerdeka.com dilapangan, harga cabai rawit merah dibeberapa pasar tradisional di Kota Tangerang. seperti di pasar Malabar harganya menembus Rp.100 ribu sampai Rp.120 ribu. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah