Ini Tanggapan Pemerintah Kota Tangerang Soal Permintaan Warga Pondok Arum

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Menanggapi soal permintaan warga Pondok Arum, Kelurahan Nambo Jaya,Karawaci, Kota Tangerang yang menginginkan untuk dibangun pagar pengaman di atas Turap dan juga Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

Topik Kepala Bidang (Kabid) SDA Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengatakan, pembangunan pagar pengaman turap itu biasanya menjadi wewenang Dinas pertamanan yang sekarang masuk pada Dinas Pariwisata.

“Seperti halnya beberapa pagar yang ada di pingiran kali Cisadane yang dalam pegerjaannya di kerjakan oleh bidang pertamanan namun karena ini kepentingannya untuk warga pondok arum, kami berencana akan berkonsultasi dengan Inspecktorat apakah boleh atau tidak di kerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) ,kalau memang nanatinya kegiatan tersebut bisa di kerjakan oleh PU maka akan kami anggarkan di ABT,” kata Topik kepada PenaMerdeka.com beberapa waktu yang lalu.

Sejauh ini terang Topik, belum pernah ada kegiatan yang khusus untuk pembuatan pagar di SDA kalau pun ada kegiatan tersebut biasanya menjadi satu kesatuan dengan kegiatan yang menjadi khusus tangung jawab SDA. Misalnya, pembuatan waduk karena memiliki dampak berbahaya maka SDA yang membuatkan pagar pengamannya.

“Saya sarankan warga pondok arum  mengirimkan surat pada Dinas Pariwisata terkait permintaan warga tersebut supaya segera terealisasi. Saya berencana dalam waktu dekat akan membuat rambu-rambu himbauan bagi masyarakat agar anaknya yang bermain di areal tersebut dapat lebih diawasi,” terangnya.

Sementara itu, Tihar Sofyan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Budaya dan Pariwisata kota Tangerang mengatakan, bahwa berkaitan dengan regulasi pengamanan untuk kali kecil di wilayah Kota Tangerang itu bisa menjadi tanggung jawabnya. Namun Kata Dia, kembali pada status tanahnya apakah milik pemerintah atau swasta dan ada sejumlah tahapan-tahapan yang harus di tempuh yaitu pengajuan di musyawarah Perencanaan pembangunan (Musrembang) dari tingkat Kelurahan sampai tingkat kota.

“Nantinya ada tahapan survai untuk mengetahui status tanahnya, kalau memang di ajukan di 2017 kemungkinan akan tereaslisasi di 2018,” katanya.

Disisi lalin, Buceu Gartina Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengatakan, berkaitan dengan permintaan warga Pondok Arum yang meminta untuk di buatkan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) tidak dapat di realisasikan karena kata Buceu, wilayah Pondokarum termasuk daerah yang rawan banjir.

“Kalau memang dipaksakan untuk dibangun di khawatirkan dapat merusak struktur bangunan dan juga mesin-mesin pengolah sampahnya,” ungkapnya.

Buceu sendiri menyarankan untuk dalam penanganan persoalan sampah agar di tempat tersebut di buatkan tempat pembuangan sampah (TPS) dan juga program bank sampah.

“Untuk mekanismenya sendiri masyarakat agar mengirimkan surat permohonan pada DLH untuk minta di buatkan TPS dan juga bank sampah kalau memang mekanisme tersebut sudah di tempuh secepatnya akan kami realisasikan permintaan tersebut,” tandasnya.

Warga Perumahan Pondok Arum, Kelurahan Nambojaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang berharap kepada pemerintah setempat dapat membangun pagar pengaman di atas turap kali kecil yang melintasi perum tersebut.

Selain soal permintaan turap, warga juga mendesak agar Pemkot Tangerang juga segera membangun tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) yang berada di lahan fasilitas umum (Fasum) Perum Pondok Arum. (yuyu)

Disarankan
Click To Comments