Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Pencairan Program KIP Rendah, Kemendikbud : Dinas & Kepsek Kurang Aktif

0 112

JAKARTA,PenaMerdeka – Dana pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga Agustus 2017 menurut Kemendikbud tercatat masih rendah. Program KIP adalah untuk membantu anak didik sekolah di Indonesia dan merupakan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dari data yang terhimpun bahwa pencairan KIP yang palinv rendah ada di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dari total alokasi penerima Kartu Indonesia Pintar sebanyak 10,3 juta anak, yang mencairkan baru 654.189 anak (8,41 persen). Kemudian, di jenjang SMP ada 666.696 (21,5 persen) anak yang mencairkan uang KIP.

Data sampai 28 Agustus menyebutkan, baru 2,2 juta anak yang sudah mencairkan uang KIP 2017. Angka itu setara dengan 13,2 persen dari total penerima program KIP sebanyak 17,9 juta anak.

Siswa SD pemegang Kartu Indonesia Pintar mendapatkan dana Rp 450 ribu per tahun. Sedangkan untuk siswa SMP memperoleh bantuan Rp 750 ribu per tahun dan SMA/SMK Rp 1 juta per tahun.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad menyatakan, masyarakat perlu mengetahui skema penyaluran uang KIP mulai kas negara sampai di tangan siswa.

“Jadi, ada penyaluran dan pencairan uang KIP,” katanya kemarin (2/9).

Tugas Kemendikbud adalah mempercepat penyaluran uang program KIP dari kas negara ke bank. Proses berikutnya adalah pencairan uang dari bank oleh siswa.

Menurut Hamid, mempercepat pencairan uang adalah tugas kepala dinas pendidikan dan kepala sekolah, mereka harus aktif.

Dia berharap dinas pendidikan bisa mendesak jajaran sekolah supaya mempercepat pencairan program KIP. Khususnya untuk siswa yang sudah membuka rekening di bank. (deden/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...