Penetapan HET, Pedagang Beras di Pasar Anyar Kota Tangerang Protes

by 2017-09-07 0 comments

Penetapan HET pedagang beras protes

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Penetapan HET atau Harga Eceran Tertinggi (HET) komoditi beras oleh Pemerintah Pusat di beberapa wilayah Indonesia awal September 2017 lalu tidak sedikit mendapat protes dari para pedagang beras, salah satunya di Pasar Anyar, Kota Tangerang.

Pedagang menilai penerapan HET tersebut sangat rendah. Sebab dengan begitu pedagang beras bisa merugi.

“Pedagang nanti akan rugi mas. Jika harga premium ditetapkan Rp 12.800 lantaran saat belinya saja sudah mencapai Rp. 14.000. Mungkin bukan saya saja yang tidak setuju. Pedagang lain juga pasti sama tidak setuju dengan penetapan HET itu,” kata Meta, pemilik Toko Beras Sinhap, Rabu (6/09) kemarin.

Ia merinci bahwa soal penetapan itu harus memperhitungkan kondisi di lapangan. Karena kata dia kembali menjelaskan, beras itu tidak bisa ditentukan dengan model seperti itu. Untuk medium saja mempunyai berbagai macam jenis artinya dari sisi harga juga sudah berbeda-beda.

Untuk diketahui, Penetapan HET beras kualitas medium untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi sebesar Rp9.450 per kilogram, dan Rp12.800 untuk jenis premium. (ceng)

Bagikan Artikel ini

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.