Proyek Pasar Lembang Kota Tangerang Diduga Kantongi banyak Persoalan Hukum

0 128

Proyek Pasar Lembang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka –Proyek Pasar Lembang di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang sejatinya menurut sejumlah pihak dianggap sudah mempunyai sejumlah masalah. Terindikasi ada tumpang tindih kepentingan antara swasta dan Pemkot Tangerang.

Menurut Hendri Zein (HZ) yang juga Koordinator Presidium KAHMI Kota Tangerang, belakangan ia mengaku sedang menyoroti persoalan tersebut.

Dari data yang dikantonginya ia mempertanyakan status lahan proyek Pasar Lembang, jenis peruntukan dan kepentingan swasta yang terlihat ngotot merelokasi pasar di atas tanah yang kemungkinan besar dianggap punya unsur pelanggaran hukum.

“Disini (Pasar Lembang) saya telah memiliki data-data. Data itu adalah tentang bukti administrasi bila lahan yang telah dibeli oleh pihak Pemkot Tangerang diarea tersebut masih berstatus Cessie, sebagaimana yang pernah diungkapkan sebelumnya,” tuturnya kepada PenaMerdeka.com, Selasa (12/9/2017).

Surat perjanjian kerjasama antara pihak Pemerintah daerah setempat dengan PT Dian Bermakna bernomor  511.21/325-plk/96. Kerjasama yang dilakukannya beberapa tahun silam itu termasuk untuk membangun ruko, pasar dan terminal.

Proyek Pasar Lembang saat itu juga terjalin kerjasama yang tertuang dalam Izin Lokasi BPN Nomor 005/SKJL-I/NF/1997 seluas kurang lebih 23.200 meter terletak di Kelurahan Peninggilan Utara (25.500 M), di Kelurahan Peninggilan Barat (2.700 M), realiasasi berdasarkan SHGB No.1/Peninggilan Utara seluas 16.735 meter, SHGB No.1152/Sudimara Barat Seluas 4.600 meter.

“Sementara ada kronologi kerjasama antara PT Dian Bermakna dengan PT Laguna Alam Abadi. Selanjutnya Bank EXIM memberikan kredit kepada Koperasi Pasar Ciledug (H.A Syamlani), untuk pembelian kios di pasar baru Ciledug. Dan dalam perjalanannha Koperasi Pasar Ciledug macet dalam pengembalian kredit ke Bank EXIM,” kata Hendrizein.

Akhirnya kata dia melanjutkan, mau tak mau asset tersebut dilakukan penyitaan. Seperti diketahui saat itu Bank EXIM melakukan merger yang berubah nama menjadi Bank Mandiri.

Sehingga asset sitaan dari proyek Pasar Lembang dan yang lainnya tersebut beralih ke Bank Mandiri. Dan Bank tersebut akhirnya menyerahkan asset sitaan Pasar Baru Ciledug ke BPPN.

“Nah, BPPN menjual Cessie ke kendervon managemen limited.  Kendervon  Management Limited menjual Cassie ke PT Luckable Group Limited. Makanya dalam pernyataan saya kemarin, jelas kita harus pertanyakan bahwa Pemkot Tangerang membeli lahan itu ke siapa. Dan berarti Pemkot Tangerang membeli Cessie,” kritiknya pedas.

Seperti diketahui bahwa lahan Pasar Lembang yang lama diberitakan bakal dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) oleh Pemkot Tangerang.

Terkait dengan proses proyek Pasar Lembang dan rencana pembangunan RTH pihak Dinas Budaya dan Parawisata Kota Tangerang sendiri melalui Kabid Pertamanan menyebut belum melihat secara pasti soal peruntukan lahan tersebut.

“Saya belum lihat lahan itu. Saya belum cek rencana peruntukannya di lahan Pasar Lembang,” kata Tihar Sopian, Kabid Pertamanan Disbudpar, Kota Tangerang beberapa waktu lalu kepada PenaMerdeka.com. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...