Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Rakornas Akuntansi Menkeu Minta Kepala Daerah Kelola Keuangan Akuntable

0 49

Rakornas Akuntansi

JAKARTA,PenaMerdeka – Dalalam rapat Kerja Nasional (Rakornas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Kamis (14/09), Menteri Keuangan dalam paparannya meminta Kepala Daerah, Lembaga Negara dan Kementrian supaya menyajikan data keungan yang akuntable.

Dalam kesempatan itu, Rakernas Akuntansi juga menekankan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara, membangun kesadaran bahwa tujuan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel adalah untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan.

Acara Rakernas Akuntansi yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo ini juga dihadiri sejumlah kepala daerah dan pimpinan kementerian/lembaga itu, tampak juga sejumlah Menteri Kabinet Kerja.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa Pemerintah telah secara konsisten melakukan upaya perbaikan peningkatan kualitas pertanggungjawaban keuangan negara.

Kata dia melanjutkan, perbaikan dan peningkatan kualitas pertanggungjawaban keuangan negara tersebut antara lain ditunjukkan dengan opini BPK atas laporan keuangan yang semakin membaik.

Rakornas Akuntansi disebutnya sangat penting, sebab akan memberikan gambaran terkait pelaksanaan administrasi dan mengelola keuangan.

Menteri juga menambahkan dasarnya adalah setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBN dan APBD merupakan amanat dari rakyat yang harus dikelola oleh pemerintah secara professional, tranparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.

Rakornas Akuntansi yang dihadiri oleh sejumlah Kepala Daerah dan Wakilnya ini Sri Mulyaninsecara khusus untuk pemerintah daerah terdapat peningkatan jumlah entitas yang mendapatkan opini WTP.

Pada tahun 2015 sebanyak 312 daerah mendapatkan opini WTP, sementara tahun 2016 meningkat menjadi 375 daerah.

“Opini WTP itu sendiri memiliki makna yang mendalam, tidak hanya bagi pemerintah selaku pengelola keuangan negara, namun juga bagi perekonomian nasional dan masyarakat,” jelasnya.

Dari Rakornas Akuntansi kata dia menandaskan dapat juga kita tekankan soal pengelolaan keuangan dilaksanakan secara efektif dan efisien dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, menurukan kemiskinan, meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...