Pertanahan Kabupaten Tangerang : Target 40.000 Bidang PTSL Bisa Tercapai

bidang PTSL Tangerang

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang dalam program nasional Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) meyakini bisa mengejar target 40.000 bidang lahan. Sebab target bidang PTSL sebanyak yang telah ditentukan pusat tersebut sudah masuk capaian 80 %.

“Sampai menjelang akhir tahun ini sudah banyak yang rampung. Secara nasional Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang selalu dilibatkan,” kata Eko Suwarno, Kasubag Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang kepada PenaMerdeka, Jumat (10/11/2017).

Beberapa waktu lalu di Jakarta dan Tangerang Selatan secara simbolis Presiden Jokowi sudah menyerahkan hasil bidang PTSL dari hasil kerja yang dilakukan Kantor Pertanahan kami.

“Dalam PTSL ini ada sebanyak 20 desa yang diikutkan dalam tahap pertama dan ke dua. Tahap pertama kami menggarap desa desa dari 8 kecamatan. Dan 10 desa di tiga kecamatan dikerjakan pada tahap ke dua,” ucapnya menjelaskan.

Untuk tahap pertama dan kedua 100 % sudah dilakukan pengukuran. Namun untuk pengecekan secara yuridis sampai saat ini ditaksir sudah masuk di angka 50 %.

“Tahap pertama mencapai 30 ribu bidang lahan, sedangkan pada tahap ke dua sebanyak 10 ribu bidang. Totalnya yaa 40 ribu bidang sesuai intruksi pusat,” tegasnya

Kata Eko melanjutkan, memang ada sejumlah kendala dalam mengejar target 40 rini bidang PTSL, meski bisa ditangani, yakni minimnya minat dan kesadaran masyarakat untuk mensertifikatkan tanahnya.

“Di wilayah Kecamatan Gunung Kaler belum sepenuhnya di sadari masyarakat untuk memasukan tanahnya dalam program PTSL.”

Kedepan perlu dilakukan sosialisasi yang lebih gencar lagi antara Pemkab Tangerang dan Kantor Pertanahan. Sebab sangat penting dan berguna ketika masyarakat sudah mengantongi sertifikat.

“Yang terpenting sebelum masuk program, tanah yang akan dimasukan dalam bidang PTSL tidak mengantongi masalah. Kami di sini hanya melakukan pengukuran dan pemeriksaan administrasi secara yuridis status tanah saja,” kata Eko menegaskan.

Untuk keperluan biaya materai, patok tanah, proses keterangan status tanah girik dan yang lainya di bereskan dari masyarakat langsung.

Menurut Eko, untuk tahun 2018 nanti program PTSL akan dilakukan kembali. Namun kita meminta Bupati Tangerang supaya bisa mendorong pihak kecamatan dan desa mensosialisasikan program ini.

Pasalnya, jika tahun ini secara nasional BPN Pusat menargetkan 5 juta bidang dan sekarang kami mendapat jatah target 40 ribu bidang maka kedepan diprediksi angkanya bisa lebih dari itu.

“Target lahan yang akan dimasukan dalam bidang PTSL tahun 2018 kami prediksi bisa bertambah. Tahun besok kalau tidak salah menjadi 7 juta bidang target secara nasional. Otomatis dalam PTSL nanti pun kami mendapat target lebih juga,” tandasnya. (sarinan)

 

Disarankan
Click To Comments