Kasus Penggusuran Warga Mekarsari Kota Tangerang Bakal Dilapor ke Bareskrim

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Saat menggelar aksi demonstrasi, warga korban kasus penggusuran bangunan tempat tinggal semi permanen di Mekarsari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, mengancam Pemkot Tangerang ke Bareskrim Polri.

Dalam aksi demo yang berlangsung di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang warga tampak histeris menuntut keadilan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Mereka berencana akan menempuh jalur hukum, atas kebijakan pembongkaran bangunan yang dilakukan pemerintah.

Berbagai barang bukti telah disiapkan untuk melengkapi berkas yang akan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Pasalnya, warga korban kasus penggusuran menilai upaya yang dilakukan petugas Satpol PP selaku eksekutor menjadi tanggung jawab Walikota Tangerang.

Septian, perwakilan warga Kampung Mekarsari mengatakan, pihaknya akan melaporkan Walikota serta Satpol PP Kota Tangerang karena dianggap telah melakukan pengerusakan rumah warga.

“Pemkot Tangerang akan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Karena dianggap telah melakukan pengerusakan,” ujarnya disela aksi kepada wartawan, Senin (11/12/2017).

Septian melanjutkan, dasar pelaporan lantaran tidak ada bukti autentik berupa surat putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang menguatkan lahan seluas 6,2 hektare adalah milik Pemkot Tangerang atas dasar fasos fasum selaku pengembang.

“Tidak ada bukti kuat berupa putusan dari pengadilan, tapi Pemkot main gusur saja rumah warga. Itu merupakan dugaan tindakan pengerusakan dan unsur pidana, atas dasar itu kami warga korban kasus penggusuran menganggap Pemkot sudah melanggar ketentuan,” tandasnya. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah